Twitter: @Glissandio
Tampilkan postingan dengan label boneka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label boneka. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Oktober 2013

0 komentar

Boneka Penuh Misteri

Di Museum Fort East Martello, Florida terpajang sebuah boneka berseragam kelasi Angkatan Laut Amerika awal abad 20 sambil memangku anjing. Robert The Doll, demikian nama boneka misterius ini. Kisah misteri berbalut urband legend menyelimuti keberadaannya, hingga akhirnya harus ditempatkan dalam sebuah museum.
robert the doll Boneka Misterius
Barbara Weibel
Boneka ini dulu milik seorang pelukis dan penulis Key West, Robert Eugene Otto. Sekitar awal tahun di abad 20 (terdapat banyak pendapat, ada yang menyebut 1896, ada pula 1903 dan 1906) — di saat  Eugene masih kecil, ia diberi hadiah boneka oleh salah seorang pelayan kulit hitam yang sangat senang pada keluarga Otto.
Saking senangnya, Eugene segera menamakan bonekanya Robert. Namun, mulai banyak kejadian aneh dalam keluarga itu. Mulai terdengar suara tawa asing, berbagai kekacauan dan kerusakan, sampai laporan para tetangga yang melihat penampakan mengerikan Robert. Yang paling parah, Robert sepertinya memperbudak Eugene hingga bocah tersebut shock dan ketakutan.
Orang tua Eugene mengatakan mereka sering mendengar anaknya berbicara dengan boneka itu dan bahwa boneka itu tampak berbicara kembali. Meskipun pada awalnya mereka menganggap bahwa Eugene itu hanya menjawab dirinya sendiri dengan suara berubah, mereka kemudian percaya bahwa boneka itu sebenarnya berbicara.
Tetangga mengaku melihat boneka itu bergerak dari jendela ke jendela ketika keluarga itu keluar. Keluarga Otto bersumpah bahwa kadang-kadang boneka itu akan memancarkan tawa menakutkan dan bahwa mereka melihat sekilas berjalan dari kamar ke kamar.
Di malam hari Eugene akan berteriak, dan ketika orang tuanya berlari ke kamar, mereka akan menemukan furnitur terguling dan Eugene di tempat tidur, terlihat sangat takut, memberitahu mereka bahwa “Robert telah berhasil!”.
neal1 Boneka Misterius
Hingga Eugene dewasa, menjadi seniman, dan akhirnya meninggal pada tahun 1974, boneka itu tertinggal di loteng sampai rumah itu dibeli lagi. Keluarga baru termasuk seorang gadis berusia sepuluh tahun, yang menjadi pemilik baru Robert. Tak lama sebelum gadis itu mulai berteriak di malam hari, mengklaim bahwa Robert pindah sekitar ruangan dan bahkan berusaha untuk menyerangnya berkali-kali.
Akhirnya boneka Robert dipindahkan menjadi koleksi Fort East Martello Museum. Kabarnya, kejadian mengerikan itu terus berlanjut sampai museum tempat tinggal Robert sekarang. Termasuk kisah yang beredar agar tak sembarangan mengambil foto Robert, atau ia akan marah.
Dalam etalase tempat Robert dipajang, berserak surat dari beberapa pengunjung yang merasakan seramnya Robert. Salah satu isi suratnya seperti ini:
Sejak kunjungan kami ke museum, kami banyak dirundung kemalangan.
Saya mengalami sakit gigi yang awalnya jarang terjadi. Dua hari kemudian, angin topan menyerang dan kami harus dievakuasi dari pulau tempat kami berlibur.  Adik ipar saya juga terkena masalah pada kesehatannya.
Ipar saya ini tinggal di Clearwater. Setelah banyak masalah yang kami alami selama liburan, akhirnya ia kembali ke rumah… hanya untuk mengalami kejadian harus dievakuasi lagi dari rumahnya. Ia membawa dua kucingnya menuju rumah orang tuanya di Winter Haven dan berakhir buruk karena diserang badai lagi. Keluarga tersebut mengalami dua hari tanpa listrik.
Saat saya tiba di Miami untuk pulang ke Indianapolis, pesawat yang kami tumpangi rusak. Hari berikutnya, saat tiba di Indiana, saya pergi ke dokter gigi. Ternyata gigi ini sudah bengkak hingga harus dirawat hingga akarnya.
Semalam kami megalami badai petir. Rumah kami dihantam kilat – tidak cuma sekali, tapi DUA KALI! Kami mencabut semua aliran listrik, tapi terlambat. 3 pesawat TV rusak berikut cakram satelit (parabola). Tolong sampaikan ke Robert kalau kami tak bermaksud membuatnya marah dan kami mohon maaf bila kami telah melakukannya.  Fotonya tidak mendatangkan kebaikan, walau terlihat ia duduk manis untuk saya. Maukah ia mengambilnya kembali?Cindy Lye.
Entah, apakah surat ini benar terjadi. Barbara Weibel, blogger yang juga mengambil foto Robert dan menceritakan isi surat di atas tak melaporkan bencana seperti yang dialami Cindy Lye.
Atau mungkinkah Barbara lebih berhati-hati agar Robert tak marah. Ia sempat melihat seekor kucing yang melintas di dalam museum. Begitu menatap etalase tempat Robert dipajang, kucing itu terlihat takut dan menjauh, tak berani mendekati sang boneka pelaut terkutuk.

( Label: , , , , , , ) Read more

Rabu, 22 Februari 2012

0 komentar

10 tempat teraneh -versi Frafiez-

1. Sealand: a micronation on the waters of the North Sea
Sealand adalah negara mini yang berlokasi 10 kilometer dari tepi pantai Suffolk, Inggris. Sealand dihuni oleh keluarga dan kerabat Paddy Roy Bates. Area yang bisa dihuni hanya sekitar 550 m2.
Meskipun kedaulatan dan kekuasaan negara ini tidak diakui oleh negara manapun, ini mungkin menjadi negara mini yang paling dikenal di dunia, dan kadang muncul dalam perdebatan sebagai studi kasus bagaimana berbagai prinsip hukum internasional bisa diperdebatkan.

2. Thank you for Fucking, Austria
Fucking adalah nama kota kecil di Austria (populasi 150). Kota kecil ini deikenal dengan nama “Fucking” kurang lebih sejak 1070.
Hal yang paling populer di kota ini adalah marka jalan dengan nama kota ini, kadang banyak turis yang berbahasa inggris berhenti hanya untuk sekedar mengambil foto. Bahkan, marka jalan yang satu ini menjadi marka jalan paling banyak dicuri di Austria. Penduduk kota memiliki anggaran khusus untuk mengganti marka jalan yang dicuri tersebut.

3. A museum devoted to the Penis
The Icelandic Phallological Museum di HusavĂ­k, Islandia, adalah museum yang didedikasikan pada phallology. Saat ini museum ini memiliki 154 spesimen yang dipamerkan layaknya trofi berburu, dibalsem dengan formaldehia, atau dikeringkan di kotak display. Museum ini berusaha mengumpulkan spesimen penis dari setiap mamalia yang ada di Islandia, termasuk beberapa spesies yang terancam punah atau yang sudah punah di perairan Islandia.


4. Erving’s Location. Population: 1
Erving’s Location terletak di provinsi Coos, New Hampshire. Di New Hampshire lokasi, kontribusi, distrik , dan jual beli adalah hal yang terpisah dari provinsi yang bukan merupakan bagian dari kota dan memiliki pemerintahan sendiri secara terbatas(jika ada, kebanyakan tak berpenghuni).
Menurut sensus tahun 2000, satu orang hidup di Erving. Beberapa berspekulasi bahwa statistik sensus untuk Erving bisa saja merupakan malfungsi komputer.
5. The Mojave Lonely Phone Booth
The Mojave Phone Booth adalah satu-satunya telepon booth di Mojave National Preserve yang menarik perhatian banyak orang di tahun 1997, karena lokasinya yang tidak wajar. Booth yang satu ini berjarak 15 mil dari jalan raya terdekat antar negara bagian, dan bermil-mil dari bangunan manapun. Orang-orang kadang menelpon booth ini hanya untuk mendapat jawaban, dan beberapa yang lain melakukan perjalanan ke lokasi booth ini untuk menjawab telepon, sering ada yang berkemah di sekitarnya. Ceritanya menginspirasi pembuatan film Mojave Phone Booth , yang dirilis 2006 lalu. Kok gw blom pernah denger nih pelem yah?

6. The smallest park in the world: 452 in2
Mill Ends Park di Portland, Oregon adalah taman terkecil di dunia, menurut Guinnes Book of Record. ‘taman’ ini berukuran 610mm yang pada tahun 1948 sebenarnya bertujuan dibangun untuk tiang lampu. Taman ini dilengkapi dengan beberapa barang yang tidak wajar selama bertahun-tahun termasuk kolam renang untuk kupu-kupu (lengkap dengan peralatan menyelam) dan miniatur ferris wheel (ditambah kran air dengan ukuran biasa). Tertarik buat mengalahkan rekor ini?

7. A Christian Chapel decorated by the bones of 40,000 people
he Sedlec Ossuary kapel kristen kecil, yang berlokasi di bawah Cemetery Church of All Saints di Czech Republic. The ossuary berisi kira-kira 40.000 tengkorak manusia yang ditata secara artistik untuk membentuk dekorasi dan peralatan untuk kapel tersebut.

8. Climb the World’s steepest street
Jalan sepi di pinggiran kota Baldwin Street, di New Zealand kota bagian selatan Dunedin, dianggap sebagai jalan paling curam di dunia.
Pada sudut paling maksimum, kemiringannya kira-kira 1:2.86 (20° atau 38%)- sehingga , untuk setiap jarak 2,86 meter secara horisontal, ketinggiannya mencapai 1 meter.

9. Walcome to Llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwllllantysiliogogogoch
Llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwllllantysiliogogogoch adalah desa di pulau Anglesey di Wales. Dikenal secara resmi memiliki nama tempat paling panjang di Inggris, dan di dunia. Nama panjang tersebut direncanakan di tahun 1860 atas kebanggan memiliki nama terpanjang dari jalur rel kereta api di Great Britain, tapi tidak dianggap kata otentik di tata bahasa Welsh. Kalau di terjemahkan ke dalam bahasa indonesia kira-kira artinya “Gereja St Mary di lembah pohon hazel putih dekat pusaran air cepat dan gereja gua merah St Tysilio ”.

10. Climb the Rabbit’s Hill

Colletto Fava adalah bukit yang berketinggian 1.500 m di bagian selatan daerah Piedmont di Italia. Tahun 2005, kelinci pink raksasa dibangun disisi pegunungan. Anggota grup seniman Viennese yang mendirikan ini bukan hanya berharap orang-orang akan memperhatikan karya mereka, tapi juga agar pendaki tertarik untuk mendaki dan beristirahat di atasnya. Kenapa harus kelinci?
( Label: , , , , , , , , ) Read more
Best viewed on firefox 5+
Frafiez Family © 2009 - 2014. Keep Cheerful for Shared