Twitter: @Glissandio
Tampilkan postingan dengan label listrik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label listrik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Maret 2013

0 komentar

Buah Penghasil Listrik didunia

1.lemon


Lemon atau limau adalah tumbuhan berbunga anggota marga Citrus dari suku Rutaceae (suku jeruk-jerukan). Anggotanya berbentuk pohon dengan buah yang berdaging dengan rasa masam yang segar, meskipun banyak di antara anggotanya yang memiliki rasa manis.


2.pisang

Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa jenisnya (Musa acuminata, M. balbisiana, dan M. ×paradisiaca) menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama.Pusat keragaman utama pisang terletak di daerah Malesia (Asia Tenggara, Papua dan Australia tropika).

3.kentang

Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan dan disebut "kentang" pula.

4.bawang

Bawang merupakan istilah umum bagi sekelompok tumbuhan penting bagi manusia yang termasuk dalam genus Allium. Umbi, daun, atau bunga bawang dimanfaatkan sebagai sayuran atau sebagai rempah-rempah, tergantung bagaimana kita memandangnya.Salah satu jenisnya: Bawang bombay adalah sejenis bawang yang biasa digunakan dalam memasak makanan di Indonesia, tidak hanya digunakan sebagai hiasan tapi juga bagian dari masakan karena bentuknya yang besar dan tebal dagingnya.

( Label: , , , , , , , ) Read more

Rabu, 25 Juli 2012

0 komentar

10 Merek gitar paling diminati di dunia

Gitar merupakan instrumen musik yang paling umum di planet ini. Dari instument ini pula lahir para seniman, baik yang menggeluti seni pembuatan gitar, maupun pemain gitar itu sendiri. Sejarah gitar sendiri tidak banyak diketahui (mungkin dalam posting lainnya saya akan menyajikan sejarah gitar). Dari kolaborasi Artis dan produsen gitar, berikut adalah 10 merek Gitar yang paling banyak dipakai gitaris dunia.





  1. (kika) Gison Les Paul & Gibson Flying V





    Slash custom Gibson Les PaulGibson Les Paul-nya Slash (Guns N' Roses, Velvet Revolver, Snakepit)




    Gibson SG double neck punya Jimmy Page



    James Hetfield (Metallica) dengan Gibson Explorer

    Gibson Guitar, pabrik gitar yang gak asing dan salah satu leader dari teknologi music terus melindungi kekayaan hak intelektualnya dan memberikan perlindungan konsumen melawan berkembangnya pemalsuan barang yang dikapalkan dari dan dijual oleh toko maupun individual di China.
    Gibson dikenal dunia dengan memproduksi model model klasik dalam setiap gaya dari instrument berdawai ini. Gitar digitalnya Gibson mewakili kemajuan terbesar dalam desain gitar elektrik setelah lebih dari 70 tahun….wahh!.
    Didirikan tahun 1894 di Kalamazoo, Michigan, dan bermarkas di Nashville, Tenn sejak 1984. Keluarga Gibson Guitar termasuk merk Epiphone, Dobro, Valley Art, Kramer, Steinberger, Oberheim, Tobias, Singerland, Maestro, Take Anywhere Technonolgy, Echoplex, Electar Flatiron, dan banyak lagi.






  2. Fender Stratocaster-Yngwie Malmsteen Signature

    Sejak 1987, Fender Custom Shop telah menjadi “dream factory”, Bikin gitar buat dimainkan sama halnya Ferrari buat dikebut. Tukang yang ahli di pabrik Fender, Corona, membuat Custom Shop-nya ngetop banget di planet bumi dalam hal keahlian dan keterampilan seninya dalam membuat gitar dari kelas bagus sampai fantastis. Apakah cuman modif atau bikin kastem baru, pokoknya the best lah..
    Fender custom Shop instrument telah berkarya dengan masukan-masukan gitaris dunia, seperti Eric Clapton, Yngwie Malmsteen, Jeff Beck, Sambora, dan banyak lainnya lagi..(ntar habis buat nulis nama doang.)
    “Anda bisa punya gitar di pabrik gitar di mana gitarnnya Eric Clapton juga dibikin, oleh orang yang sama pula” kata Mike Eldred, DOSM-nya Fender Custom Shop. “Nggak ada yang melakukan seperti yang kami lakukan”.



  3. Steve Vai signature Ibanez guitar

    Sejarah singkat dari perjalanan panjang sebuah perusahaan.
    Di tahun 1908, ketika sebuah perusahaan bernama Hoshino memulai sebagai toko lembaran musik dan kemudian distributor produk produk musik di Nagoya, Jepang.
    Di pertengahan tahun 80-an dari ketertarikannya pada instumen gitar rock yang baru muncul, Ibanez berkolaborasi dengan para gitaris seperti Steve Vai, Joe Satriani, dan paul gilbert dan memproklamirkan model JEM, JS, RG, dan model S. Kini, versi saat ini model model ini masih jadi perhitungan pada kancah instrumen gitar music rock dunia.

    Gitar Ibanez , selain terkenal untuk musisi rock, juga sama ngetopnya dengan gitar jazz-nya Ibanez terbukti dari kastem untuk George Benson, dua model Pat metheny dan banyak lagi, juga semi akustik yang baru, John Scofield Signature Ibanez.
    Satu catatan terakhir, Ibanez juga salah satu top seller dunia untuk gitar bass….

  4. Perusahaan gitar B.C Rich terus menerus mengembangkan dan menghadirkan gitar-gitar dengan performa tinggi jugas gitar bas yang sangat menarik. Dari gitar kastem handmade sampai seri gitar standard import, B.C Rich memiliki gitar yang tepat dengan harga yang pas untuk setiap gitaris. Apakah lewat bentuk, fitur atau pun performa – tidak ada suara gitar yang lebih heavy metal dari B.C Rich.

    Dari The Beast yang kasar, Mockingbird yang keji, dan Warlock sampai model Bich yang legendaris, gitar elektrik B.C Rich telah meraih reputasi rock padat pada panggung panggung konser di seantero dunia. Itulah mengapa gitaris handal memilih gitar B.C Rich sebagai senjata andalan mereka. Tak ada gitar lain yang bisa merampas perhatian seperti B.C Rich.

    Kalau anda mau gitar dengan tone yang garang, enak dimainkan dan tampang serem, anda pasti butuh B.C Rich.






  5. Perusahaan gitar Jackson secara resmi berdiri tahun 1978. Awalnya disebut Charvel Guitar Repair, Wayne Charvel menjualnya kepada Grover Jackson, partnernya, mitra perusahaanya. Dengan kepemilikan sendiri, Jackson tidak tertarik mempertahankan nama lama. Lalu lahirlah Jackson Guitars.

    Dari tahun 1979 sampai 1986 perusahaan berlokasi di San Dimas, California. Mereka membuat gitar di lokasi ini sampai merusahaan bergabung dengan IMC, atau International Music Corporation. Kini, Fender memegang hak atas label Charvel dan pabrikan gitar yang sama dengan model awal yang dibuat di lokasi San Dimas.

    Jackson Guitars atau mungkin yang paling dikenal dengan gitar Rhoads-V yang mereka buat dengan mendiang Rhandy Rhoads, mantan gitaris Quiet Riot dan kemudian Ozzie Osborne. Randy Rhoads memiliki penggemar setia sehingga gitar ini cukup banyak diburu.

    Hal lainnya, Jackson juga terkenal dengan gaya guitar yang menarik bagi artist heavy metal dan thrash metal. Secara umum desain gitarnya manis dan anggun hanya beberapa model saja yang didesain garang dengan tampang hard metal.
    Jackson Dominion dari Mark Morton(Lamb of God)

    Secara umum, gitar Jackson mirip dengan Gibson Explorer. Kenyataannya, kemiripannya begitu banyak yang menyebabkan Gibson menuntut mereka secara terus menerus mengenai pelanggaran atas hak cipta dari model ini. Mereka juga menghadapi tuntutan hukum dari Fender. Jackson terhindar dari gugatan dan desain gitarnya berubah. Kini Fender memegang hak cipta, bahwa desain dan produksi gitarnya mengacu pada model model Charvel sebelumnya.

    Jackson memiliki beberapa gitar model khusus. Sebagaimana disebutkan di awal tadi, model Randy Rhoads didesain dari kerjasama dengan Rhoads dan memiliki bodi yang tidak simetris. Model lain termasuk, The Warrior, The Kelly (serupa dengan Gibson Explorer, tetapi sedikit lebih ramping), the King V, dan the Kelly Star.

    Artis yang memainkan Jackson diantaranya Phil Collen (Def Leppard), Mark Morton (Lamb of God), Kirk Hammet (metallica), dan Derek Green dan Adreas Kisser (Sepultura). Mantan pemain seperti (tentu saja) Randy Rhoads, mendiang Robin Crosby (Ratt), dan Vinnie Vincent (KISS).

  6. Yamaha memulai lebih dari seabad yang lalu ketika seorang entrepreneur muda yang bernama Torakusu Yamaha memantapkan langkah pada kerajinan organ buluh berkualitas tinggi. Jauh sebelum itu dia mendirikan pabrik piano pertama Jepang, dia juga memperoleh pengakuan di luar negeri di tahun 1904, sebuah piano dan organ Yamaha dianugerahi sebuah Kehormatan Grand Prize di St Louis World's Fair.














    Dari awal yang menguntungkan ini, Yamaha tumbuh menjadi salah satu produsen alat-alat musik yang paling dicintai produsen alat-alat musik di dunia. Dan seiring perkembangannya, perusahaan yang bermodalkan warisan unik dari perpaduan pengetahuan keterampilan seni pertukangan dan teknologi mewujudkan versifikasi ke dalam berbagai macam produk dan layanan yang mencengangkan.

    Kini, Yamaha adalah pemimpin dalam bisnis mulai dari alat-alat musik dan produk audio & video sampai produk teknologi informasi, layanan media baru, perabot rumah, komponen otomatis, logam-logam khusus, pendidikan musik dan fasilitas resor. Namun, melalui langkah awal dari musikal, tidak peduli apa bisnis kami jalani- atau negara apa tempat kami berbisnis- kami berusaha untuk tetap dengan sempurna menyesuaikan diri ke satu set nilai-nilai yang umum menetapkan Dunia Yamaha.


  7. Jerome Bonaparte "JB" Squier, imigran muda Inggris yang tiba di Battle Creek, Michigan., di akhir abad ke-19, adalah seorang petani dan tukang sepatu yang telah mempelajari seni pembuatan biola Eropa. Dia pindah ke Boston pada 1881, di mana ia membangun dan memperbaiki biola bersama anaknya, Victor Carroll (VC) Squier. Sampai saat ini,biola mereka tercatat sebagai biola dengan kualitas luar biasa, dan mereka perintahkan harga tinggi sebagai contoh yang baik bagi awal keahlian pembuatan instrument di USA. Memang, J.B. Squier adalah pembuat biola terampil yang paling terkenal di USA dan sering disebut sebagai "American Stradivarius."

    Pada 1930an, Squier mulai melakukan sesuatu untuk era baru instrument listrik; perusahaan juga menjual piano, radio dan gramapon sampai berdiri sendiri atas semua produk-produk berdawai pada tahun 1961.

    Asosiasi artis telah menjadi bagian pening bagi Fender sejak awal, tidak hanya dari segi brand awareness, tetapi juga sebagai bagian dari evolusi produk. Squier kini telah memasuki arena itu, juga dengan tiga bass Squier Artist Model yang baru yang muncul pada April 2007-yaitu dari Mike Dirnt-nya Green Day, Frank Bello-nya Anthrax dan Pete Wentz-nya Fall Out Boy. Di masa mendatang, Squier akan berusaha lebih banyak artis yang ingin menjadi bagian dari keluarga Fender dan diasosiasikan dengan produk yang memberikan fans muda mereka instrumen inspirasi dan ekspresi yang terjangkau.

    Squier adalah Fender berbagi dalam hal platform produk, merek dagang, gambar dan desain standar. Squier adalah batu loncatan untuk pemula, gitaris intermediate dan yang jagoan menuju tujuan akhir mereka-memiliki Fender! Dengan tujuan itu dan juga tujuan lain, Squier akan terus menawarkan produk dengan fitur dan harga yang benar-benar memberikan nilai, dari pemula, hobbyists, sampai musisi untuk bekerja sama.


  8. Cerita Epiphone tidak mengikuti garis lurus. Selama lebih dari satu abad, ia berpaling dan berbelok melalui kejayaan, mundur dan kembali; melampaui baik ketinggian yang memusingkan maupun jatuh hancur seiring perjalanannya merambah usia. Bab terakhir, pada 2007, mendapati Epiphone sebagai salah satu manufaktur instrumen yang paling sukses dan dihormati di planet ini. Bab pembukaan dimulai 130-an tahun sebelum itu, dari dalam bengkel Anastasios Stathopoulo.

    Pada tahun 2007, Epiphone adalah segala sesuatu untuk semua pemain. Para musisi memberikan penghargaan kepada perusahaan sebagai replica Gibson, menawarkan kualitas dari model paling terkenal di US dengan harga yang kompetitif. Artis rekaman berbelok ke kisaran kualias US Epiphone yang bersaing dengan gitar pabrikan apapun di dunia, sedangkan fanatisan rock 'n' roll yang senang dengan model signature, yang mencakup semuanya mulai dari Nick Valensi Riviera sampai Les Paul kastemnya Zakk Wylde. Berapapun anggaran, kemampuan dan aliran musik, telah mampu menjangkau garis Epiphone.
    Bahkan lebih penting, Epiphone telah mempertahakan semangat rintis yang selalu menjadi calling card-nya Epi Stathopoulo. Baik melalui pola Guitar of the Month 2006 (menawarkan berbagai koleksi model setiap bulan) maupun melalui pencarian tak henti-hentinya untuk menantang tradisi, ini masih merupakan perusahaan yang berkembang di atas risiko sementara selalu memberikan hasil. Mungkin David Berryman menempatkannya sebagai yang terbaik, "Gibson adalah perusahaan tradisional, Epiphone lebih dari murtad. Ini adalah paduan irama pukulan drum yang berbeda. Selalu ada. Dan memang begitu adanya.”








  9. ESP, singkatan dari Electric Sound Products, dimulai sebagai sebuah toko di Jepang oleh Hisatake Shibuya pada tahun 1975. Awalnya mereka hanya menjual suku cadang gitar namun di tahun 1976 mereka mulai membuat gitar. Produk ini hanya terdapat di Jepang sampai tahun 80-an sewaktu suku cadang menemukan jalannya ke U.S.



    Kini ESP adalah sebuah perusahaan yang tumbuh pesat pada industri gitar. Jalur gitar mereka saat ini mendapat sokongan banyak selebritis. Ini meliputi Lynchs Kamikaze, Model Truckster-nya James Hetfield, dibuat sebagai penghormatan Hari jadi perusahaan yang ke 30. Model lainnya seperti, AX series, Standard Series, Mirage Series, Xtone Series, dan Signature Series.


  10. Di tahun 1966, Aeronautical Pioneer Charlie Kaman melakukan hal yang paling sukses yang pernah dilakukan - dia merevolusi gitar akustik. Gitar Ovation tampil dengan punggung bundar dan ide-ide baru. Musisi professional menyambut kinerja gitar dan para purist geleng kepala.


    Sayap Ovation juga mencakup beberapa sistem preamp yang berbeda untuk pickups mereka termasuk system OP30, OP24 +, OP40, dan OP50.

    Ovation tidak hanya menawarkan guitars, mandolin mereka, dibuat dalam gaya sebagaimana ukuran saudara saudara mereka, sangat populer di kalangan musisi professional, berkat kontrol level di atas panggung.

    Saat ini, gitar murni akustik justru tampak aneh di atas panggung. Selama tiga dekade terakhir, Ovation telah mempertahankan posisi kepemimpinan akustik/elektrik. Kini, lebih dari 95% dari semua Ovations yang terjual di seluruh dunia adalah akustik / elektrik. Ovation menawarkan tiga pickups yang berbeda, cocok untuk setiap satu model spesifik - semuanya didesain untuk memberikan tingkat performa tertinggi.

    Hi-Output
    Max headroom dengan output yang lebih dari 12dB dari pickups pasaran.

    Tru-Balance
    Balance suara demi senar yang luar biasa dengan beragam ukuran senar.

    Thinline
    Tanggapan yang cepat dan jangkah dinamis yang unggul untuk performa solo yang luar biasa.
( Label: , , , , , , , , , , ) Read more

Selasa, 03 April 2012

0 komentar

Listrik Nirkabel (tanpa kabel)

Bayangkan Anda berada dalam sebuah ruangan, di dalamnya tidak ditemukan satu kabel sekalipun yang berseliweran. TV, system stereo, DVD, atau Bluray-Player, HiFi-Headset, semuanya bekerja tanpa menggunakan baterai atau kabel listrik. Bahkan, baterai perangkat mobile seperti laptop, ponsel, atau kamera digital terisi secara otomatis, begitu Anda memasuki rumah, tentu tanpa harus mencolokkan kabel.
Prinsip dasar teknologi yang bakal menjadi visi dari kehidupan ini dirancang oleh para peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Proyek ini dimulai sejak tahun 2006 dan disebut de*ngan nama “WiTricity”. Teknologi ini kemudian dikembangkan oleh Intel sejak tahun 2007. Target mereka, teknologi ini segera terealisasi dalam beberapa tahun ke depan. Intel menyebut teknologi ini sebagai WREL (Wireless Resonant Energy Link), pemancaran energi tanpa kabel melalui resonansi.
Intel sendiri telah mendemonstrasikan realisasi teknologi tersebut sejak tahun lalu. Pada ajang Intel Developer Forum (IDF), Intel Chief Technology Officer (CTO), Justin Rattner, memperlihatkan sebuah lampu 60 watt yang dapat menyala dalam jarak satu meter tanpa menggunakan koneksi kabel. Sejak saat itu, Intel pun menunjukkan bahwa WREL juga dapat mengoperasikan sebuah netbook tanpa baterai atau membunyikan speaker tanpa kabel dengan mengubah sinyal suara menjadi sinyal listrik.
Prinsip kerja: tangkap listrik dari udara
Bagi orang yang melihat demonstrasi pertama dari teknologi WREL, reaksinya sama seperti saat diperkenalkannya WLAN. Anda tentu masih mengingat bagaimana rasanya pertama kali dapat terkoneksi ke Internet tanpa kabel. Awalnya, banyak orang yang heran bahwa Internet dapat diakses dengan tanpa kabel. Orang tergerak untuk memutuskan koneksi secara manual dan kaget bahwa semuanya masih berjalan. Selanjutnya, teknologi tersebut biasa saja.
Prinsip dasar transfer listrik nirkabel ini dengan teknologi WREL ini berhubungan dengan fenomena resonansi. Sebuah receiver WREL dapat menangkap energi dari sebuah medan magnet dengan bantuan koil, bila dipancarkan dengan frekuensi yang sama dari sebuah transmitter (melalui koil). Agar impedansinya optimal, digunakan gulungan kabel pada kedua sisinya.
Di sini, gulungan kabel juga berfungsi sama seperti gigi transmisi sepeda. Saat menanjak, gigi transmisi diturunkan agar dapat memanfaatkan energi secara lebih efisien. Sebaliknya, saat menurun digunakan gigi transmisi yang lebih tinggi. Receiver juga menentukan sendiri besar arus dan tegangan yang diperlukan sesuai dengan ukurannya. Jadi, tidak perlu lagi repot dengan adaptor. Selain itu, transmiter WREL hanya memancarkan energi sebanyak yang diperlukan oleh receiver saja.
Teknik pemancaran listrik nirkabel lainnya sebenarnya sudah digunakan, seperti pada sikat gigi elektronik atau smartphone baru dari Palm Pre dengan charge station “Touchstone”-nya. Di sini, perangkat harus sedekat mungkin atau menyentuh transmitter. Sebaliknya, WREL dapat bekerja dengan jarak yang jauh. Pada rancangan yang didemonstrasikan oleh Intel (lihat gambar di atas), unit receiver dapat digunakan dalam jarak 20 cm sampai satu meter. Zona ini disebut oleh para peneliti Intel sebagai magical area. Receiver WREL dapat bergerak bebas dalam area ini tanpa memutuskan listriknya.
Fokus penelitian: efisiensi lebih tinggi, Magical Area yang lebih luas
Namun, sebelum kita membuang semua kabel listrik dan adaptornya, masih banyak yang harus dikerjakan oleh para peneliti. Dalam beberapa tahun mendatang, mereka masih harus menjelaskan detailnya. Tim peneliti Intel Labs di Seattle lebih terfokus pada optimasi efisiensi, form factor, dan tingkat keamanan radiasi.
Dalam eksperimen yang telah dilakukan oleh Intel, tingkat efisiensinya sudah mencapai 75 persen. Angka ini memang sudah sangat besar. Namun, dari sisi krisis energi dunia, angka tersebut masih terlalu kecil. Kepala penelitian Intel, Rattner, menjelaskan bahwa energi yang terbuang masih besar bila tidak melakukan pengisian baterai. “Tingkat efisiensi yang tinggi menjadi satu masalah pada WREL, hampir tidak mungkin untuk direalisasikan.”
Tingkat efisiensinya juga tergantung oleh alignment koil dan lilitan kabel. Bila receiver diputar sedikit, tingkat efisiensinya menurun drastis. Inilah yang ingin dihindari oleh para peneliti. Mereka mengganti lilitan kabel dengan sensor dan microchip yang dapat menyesuaikan resonansi dalam medan magnet secara lebih baik.
“Listriknya bisa saja berasal dari lemari dapur,” jelas Justin Rattner. “Jadi, Anda tidak perlu lagi mencolokkan mesin Espresso.” Pemancar WREL juga dapat dipasang dalam dinding rumah untuk memasok listrik ke semua perangkat elektronik yang berada dalam magical zone. Meja tulis pun dapat berguna untuk memasok maupun mengisi baterai semua perangkat di sekitarnya.
Keamanan radiasi juga masih harus dipertanyakan. Apakah teknologi ini tidak berbahaya bila energi yang besar dipancarkan melalui udara? Prinsipnya memang tidak demikian karena WREL menggunakan gelombang magnet yang tidak berbahaya bagi tubuh manusia.
Memang, medan magnet yang kuat senantiasa membawa radiasi elektromagnetis. Oleh sebab itu, para peneliti dari Intel berusaha untuk menggunakan frekuensi yang menghasilkan medan magnet yang kuat dengan beban elektromagnetis minimal. Saat produk pertama sudah diluncurkan ke pasar, teknologi WREL ini harus benar-benar aman terhadap manusia.
Masa depan: tidak ada lagi kabel, adaptor, dan steker
Begitu teknologi WREL sudah matang dan aman, aplikasinya bakal meluas dengan cepat, misalnya untuk aplikasi medis, seperti untuk mengoperasikan alat pengatur detak jantung atau mengimplementasikan organ-organ buatan.
Pemancaran listrik secara nirkabel bakal menjadi faktor penting, bukan saja antarperangkat, melainkan juga di dalam perangkat-perangkat canggih itu sendiri. Bayangkan komputer, dengan prosesor yang tidak lagi disuplai dengan listrik melalui ratusan kontak, tetapi tanpa kabel melalui WREL
( Label: , , , , , , , , , , , , , , , ) Read more
Best viewed on firefox 5+
Frafiez Family © 2009 - 2014. Keep Cheerful for Shared