Twitter: @Glissandio
Tampilkan postingan dengan label minuman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label minuman. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Juli 2013

0 komentar

Bahaya teh celup

Teh Celup Berbahaya?
 

Apakah benar teh celup membahayakan kesehatan? Mengapa demikian? Ternyata penyebabnya lebih pada kemasannya, kantong kertas kecil berserat renggang yang ternyata mengandung chlorine, yang antara lain bisa menyebabkan kemandulan, keterbelakangan mental dan kanker! Untuk dapat lebih memahaminya, kita akan membahas perihal teh celup ini secara garis besar saja.

Asal mula teh celup

Anda minum teh? Teh celup atau teh tubruk? Sudah barang tentu dengan alasan kepraktisan, banyak orang yang lebih memilih teh celup.
Secara tidak sengaja teh celup ditemukan oleh Thomas Sullivan, seorang pedagang teh dan kopi dari New York, dia mengirim sample teh dalam kantong sutra kecil kepada para pelanggannya. Dia menggunakan kantong sutra karena alasan ekonomis, kalau menggunakan kaleng, selain biaya pembuatannya lebih mahal, teh yang dikemas juga harus lebih banyak.
Pada awalnya para pelanggan Thomas bingung dengan kemasan baru ini. Mereka menganggap kemasan ini sama saja dengan teh yang dimasukkan dalam saringan metal, mereka langsung melemparkan begitu saja kemasan tersebut ke dalam air panas. Baru kemudian mereka menyadari bahwa ternyata kemasan tersebut cukup praktis untuk menyeduh teh secara langsung. Mereka menganggap ini lebih praktis karena tidak perlu membersihkan saringan teh atau teko. Selesai diseduh, kemasan berikut tehnya bisa langsung dibuang. Lama-kelamaan permintaan sample teh dalam kemasan makin banyak, dan pada akhirnya Thomas Sullivan menyadari bahwa ini bisa menjadi dagangan yang menguntungkan. Teh celupnya mulai dipasarkan secara komersial pada tahun 1904, dan dengan cepat popularitasnya menyebar ke seluruh penjuru dunia.
Akan tetapi, disadari pula, kemasan tersebut membawa problem sendiri: Kualitas aroma dan rasa. Daun teh, membutuhkan ruangan untuk mengembang, sehingga bisa mengeluarkan aroma dan rasa yang optimal. Solusinya adalah membuat kemasan lebih besar, dan daun teh yang digunakan ukurannya yang paling kecil. Ukuran ini dikenal dengan nama Fanning dan Dust yang merupakan tingkat terendah dari kualifikasi kualitas teh. Ukuran yang kecil menyebabkan zat tannin lebih cepat keluar, sehingga menimbulkan rasa pahit.
Bagaimanapun, aroma dan rasa terbaik akan keluar dari hasil seduhan loose tea atau teh tubruk. Jadi kalau anda memang ingin meningkatkan apresiasi anda terhadap teh, mulailah beralih ke loose tea. Dari segi kepraktisan, memang lebih repot. Tetapi ritual penyeduhan teh merupakan bagian dari seni teh itu sendiri. Dan jangan lupa untuk tidak membiarkan ampas teh tetap di dalam teko atau cangkir Anda.
Namun seiring perkembangan zaman, kantong teh kemudian berganti, dari sutera ke kertas, inilah yang kemudian menimbulkan masalah.

Teh celup masa sekarang

Teh celup terdiri dari ramuan teh, yang kemudian untuk menambah keharumannya, di Indonesia biasanya dicampur melati, yang kesemuanya dikemas dalam kantong kecil.
Tehnya sendiri tidak berbahaya, yang berbahaya adalah kantong kertas kemasannya. Kantong teh terbuat dari kertas kecil berserat renggang, – seperti sudah disebutkan di depan, pada masa awalnya kantongnya terbuat dari sutera atau nylon– yang diisi dengan daun teh, agar dapat menyeduh teh dengan hemat dan praktis. Daun tehnya tetap berada dalam kantong ketika teh diseduh dengan air panas, membuatnya sangat mudah mengeluarkan dan membuang daun teh yang sudah diseduh itu, menyeduh teh menjadi semakin mudah karena kantung itu diikatkan pada selembar benang dengan label kertas di ujung yang lain. Jadi benang ini juga berfungsi sebagai alat untuk mencelupkan daun teh dan mengangkatnya.

Bahaya Chlorine

Pada umumnya kertas dibuat dari pulp (bubur kertas), yang terbuat dari bahan kayu, bubur ini berwarna coklat tua, untuk membuat serat pulp itu berwarna putih, digunakan sejenis bahan kimia pemutih yang terbuat dari senyawa chlorine yang sangat pekat. Sayang dalam prosesnya, chlorine ini tetap tertinggal dalam produk kertas karena tidak dilakukan penetralan karena biayanya sangat tinggi. Kertas semacam inilah yang kemudian digunakan sebagai kantong teh celup.
Hindari mencelupkan kantong teh terlalu lama, karena Anda tentu berpikir bahwa semakin lama Anda merendam teh celup itu dalam air panas, semakin banyak sari teh yang tertinggal dalam cangkir Anda. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Akan semakin banyak kandungan chlorine di kantong teh celup yang larut dalam teh Anda, apa lagi kalau Anda merendamnya lebih dari 3 menit.
Dalam industri kertas, chlorine memang biasa digunakan sebagai bahan insektisida, disinfektan, pengawet, pembersih dan pemutih kertas, yang kemudian digunakan untuk membuat tissue, popok, kain dan sebagainya; juga sumpit kayu sekali pakai, oleh sebab itu di China, sumpit jenis ini dilarang digunakan. Kenapa? Berdasarkan penelitian, diduga ada kaitan antara konsumsi chlorine dalam tubuh dengan kemandulan pria, lahir cacat, keterbelakangan mental serta kanker.
Jadi apa jalan keluarnya?
Yang pertama, jangan terlalu lama merendam teh celup dalam air panas, jangan lebih dari 3 menit.
Yang kedua, hindari penggunaan teh celup, sebagai gantinya, kembali seperti dulu, dengan menggunakan teh tubruk, atau teh teko, kalau mau lebih nikmat lagi, lakukan ritual minum teh seperti di China, Korea atau Jepang, ini bisa menenangkan dan meningkatkan rasa hormat kepada orang lain, karena pada intinya, ritual minum teh adalah penghormatan kepada orang yang dilayani, sekaligus memberikan kehormatan kepada orang yang diberi kesempatan melayani, dengan menuangkan teh ke mangkuk rekan di hadapannya.
Lindungi keluarga Anda dari gangguan kesehatan di masa depan. Hindari teh celup atau produk lain yang mengandung chlorine.
( Label: , , , , , , , ) Read more

Senin, 23 April 2012

0 komentar

Makanan Termahal didunia

Sebagian dari kita memandang makanan hanya sebagai cara untuk mempertahankan energi dan hidup sehat, tapi tidak bagi Anda yang gemar dengan makanan, yang tentunya makanan adalah sesuatu yang harus dinikmati dengan berbagai cara yang memungkinkan.
Bagi Anda yang gemar sekali makan, mungkin sudah saatnya anda mengalihkan pandangan ke bahan-bahan makanan seperti dibawah ini.

1. Jamur seharga 27 Juta Rupiah
Satu kilo jamur ini dapat mencapai harga 60 juta rupiah. Jamur White Truffle ini adalah jamur paling mahal di dunia. Rasanya yang mantap dan 'earthy' merupakan ciri khusus yang tidak dapat ditandingi oleh jamur lain. Jamur ini digunakan dalam ukuran yang sangat kecil (hanya sedikit parutan saja) dalam setiap masakan. Dan masakan yang menghidangkan jamur ini tentunya bukan masakan biasa. Jamur ini hanya bisa ditemui di Piedmont, Italia utara, dan hanya dipanen pada saat musim gugur. Panen-nya pun harus dibantu oleh anjing khusus yang mendapat latihan khusus juga!


2. Bumbu seharga 11 Juta Rupiah
Saffron tentunya bukan sekedar bumbu biasa. Dengan harga 11 Juta Rupiah per kilogram, tentunya Anda tidak akan berani membuang sia-sia bumbu dapur satu ini. Bumbu ini dibuat dari bagian bunga tumbuhan saffron crocus yang belum terbuka, dipanen dan dikeringkan secara khusus. 1 Kilogram saffron akan mengandung 200.000 pucuk bunga, dengan kata lain, bunga dari ladang tanaman saffron yang luasnya tiga kali lapangan sepakbola


3. Telur Ikan seharga 5 Juta Rupiah
Tentunya anda tahu, terutama bagi penggemar sushi, bagaimana rasa tobiko, tapi kita bukan membicarakan telur ikan ini, kita membicarakan mengenai caviar, yang tentunya, bukan juga caviar biasa, kita membicarakan mengenai Caviar Beluga, yang dikenal dengan nama Caviar Almas di Iran. Caviar ini didapat dari ikan Beluga Sturgeon, yang sudah mulai punah di Laut Kaspia dan Laut Hitam. Cara menikmatinya pun unik, dikatakan bahwa sendok terbaik untuk caviar ini adalah dengan sendok yang dilapisi mutiara.


4. Es Krim Coklat seharga 25 Juta Rupiah
Restoran Serendipity 3 di New York benar-benar ambisius untuk membuat makanan penutup ini. Intinya adalah coklat dari 14 negara yang berbeda, diberi emas 23 karat seberat 5 gram, whipped cream yang ditaburi potongan daun emas yang aman dimakan, dan disajikan dengan La Madeleine au Truffle. Penyajiannya juga bukan gelas sembarangan, gelas yang digunakan berlapis emas dan terdapat gelang emas yang ditaburi intan 1 karat menyertai penyajian es krim yang bikin kantung kempes ini.

5. Minuman Keras seharga 20 Miliar Rupiah
Katanya sih, semakin tua anggur, akan terasa semakin enak. Bayangkan sampanye berusia 100 tahun, dengan botol dari 4 kilogram platinum murni, emas 24 karat, dan ditaburi 6.500 keping intan. Nama minuman ini: Henri IV Dudognon Heritage. Minuman ini di simpan selama minimal 1 abad dalam gentog kayu. Sampai sekarang, belum ada orang yang nekat membeli botolnya, apalagi mencicipi minuman ini.


6. Hamburger seharga 5 Juta Rupiah
FleurBurger, yang dibandrol dengan harga 5 Juta Rupiah per porsi ini dihidangkan di Fleur de Lys, Mandalay Bay Hotel and Casino, di Las Vegas. Daging burger ini dibuat seutuhnya dari daging sapi Kobe, dan dihidangkan bersama dengan foie gras dan saus truffle, dengan roti brioche truffle. Burger super mewah ini dihidangkan dengan sebotol Chateau Petrus 1990. Selain itu, anda akan mendapat sertifikat khusus yang dikirimkan ke rumah Anda sebagai bukti bahwa anda tidak menghabiskan uang 5 juta tadi di meja judi, tapi karena anda makan burger..


7. Kopi seharga 10 juta Rupiah
Starbucks aja tidak semahal ini kan? Tapi Kopi Luwak dari negara kita tercinta, yang dikenal di dunia barat dengan nama alias Civet Coffee, dibuat dari buah kopi yang dimakan oleh Luwak (Civet dalam bahasa Inggris). Setelah dimakan, biji kopi ini kemudian dibersihkan, dipanggang, dikemas dan dijual. Memang kesannya menjijikkan, tapi kopi ini luar biasa langka, dan banyak sekali dicari oleh pecinta kopi.


8. Koktil seharga 71 Juta Rupiah
Mungkin anda akan lebih suka mabuk karena mendengar harganya daripada minum koktil yang satu ini. "Flawless" Christmas cocktails dari klub malam Movida di London, akan mengurangi kekayaan anda sebesar 71 Juta Rupiah, segelas koktil seharga 5 motor. Kenapa istimewa? Minuman ini dibuat dari campuran Louis XII cognac, Cristal Rose champagne, gula semut, dan angostura bitters, disajikan dengan hiasan daun-daunan dari bahan emas yang aman dimakan. Selain itu, di dasar gelas, anda akan menemukan cincin berlian 11 karat, yang tentunya bukan buat dimakan. Penyajian minuman ini bahkan akan mendapat pengawalan khusus, dan begitu juga pada saat anda menikmatinya, akan mendapat perhatian khusus (mungkin maksudnya agar si cincin tidak pidah ke dalam perut anda).


9. Pizza seharga 37 Juta Rupiah
Pizza Royale 007 memang bukan pizza sembarangan. Untuk pizza yang dibuat oleh ahli, dengan topping caviar yang direndam dalam sampanye, lobster mediterania, dan ditaburi bukan dengan daun basil, tapi daun emas! Kemudian pizza ini disiram dengan cognac Louis XII Rémy Martin seharga 20 Juta Rupiah, dan kemudian dipanggang sempurna dalam pizza oven asli Italia. Untuk hidangan se'mewah' ini, anda harus merogoh kocek sebesar 37 juta rupiah, atau dengan kata lain, anda akan menjual 3 motor baru untuk mendapat pizza yang bisa habis dalam waktu 10 menit saja ini..


10. Kentang seharga 10 Juta Rupiah
Kentang murah? Gila aja! Kentang yang ini harganya 10 Juta Rupiah per kilo, jauuuuuuuuh diatas harga pasaran kentang yang bisa anda temui di pasar. Kentang La Bonnotte ini adalah varian kentang yang hampir punah dan hanya ditemukan di pulau Noirmoutier, Prancis. Kentang ini mendapat perlakuan istimewa dan hanya boleh dibuahi oleh rumput laut lokal. Tiap tahun hanya tersedi 100 ton kentang ini, dan hanya dapat ditemui di restoran Prancis terkemuka. Mau bikin French Fries?
( Label: , , , , , , ) Read more

Selasa, 03 April 2012

0 komentar

10 Kasus Makanan Beracun Made in China

Penyitaan dalam jumlah besar susu bubuk tercemar melamin dari gudang China adalah yang terbaru dalam deretan panjang skandal makanan. Mulai dari Bakpau aluminium, daging babi avatar, minyak goreng selokan dan masih banyak lagi makanan dan produk – produk dari China yang ternyata beracun dan berbahaya.. simak full storinya 10 Kasus Makanan Beracun Made in China lainnya:


1. Skandal Susu Melamin
Pada tahun 2008 enam bayi tewas dan 300.000 menjadi sakit setelah mengkonsumsi susu formula terkontaminasi dengan bahan kimia industri melamin. Skandal yang ditutup-tutupi selama beberapa bulan untuk menghindari rasa malu selama Olimpiade, menyebabkan kemarahan di China dan menghancurkan kepercayaan masyarakat pada pemerintah dan kemampuannya untuk mengatur industri makanan.
2. Kecambah Beracun
Polisi di timur laut kota Shenyang menyita 40 ton biji kecambah pada bulan April 2011. Sayuran tercemar telah menggunakan sodium nitrat dan urea, serta antibiotik dan hormon tanaman yang disebut 6-benziladenin. Bahan kimia yang digunakan untuk membuatnya tumbuh lebih cepat dan terlihat ‘bersinar’ di kios pasar. 12 orang ditangkap.
Petugas memeriksa kasus kecambah beracun di china 3. Pestisida Pada Kacang Panjang
Lebih dari 3,5 ton kancang panjang terkontaminasi dengan pestisida terlarang isocarbophos. Kacang panjang ini dimusnahkan setelah ditemukan dijual di pusat kota Wuhan pada Maret 2010. Ia didatangkan dari selatan kota Sanya, dan tuduhan lain berusaha ditutup-tutupi setelah biro penegak hukum pertanian Sanya mengatakan otoritas Wuhan ‘tidak layak’ untuk mempublikasikan kasus ini.
4. Susu Tercemar Protein Leather-hidrolisat
Pada bulan Februari 2011 muncul laporan lain skandal kontaminasi susu, kali ini menggunakan protein leather -hidrolisat, seperti melamin, dipakai meningkatkan kandungan protein susu, sehingga meningkatkan nilainya. Masalahnya telah terdeteksi awal Maret 2009 menurut laporan surat kabar resmi China Daily. China mengumumkan bulan ini sudah menutup hampir setengah dari perusahaan susu dalam upaya untuk membersihkan industri susu. 5. Bakpao Aluminium
Setelah dilaporkan bahwa banyak tanaman padi China terkontaminasi dengan logam berat, dinas kesehatan di Shenzhen, China selatan menguji 696 sampel makanan yang dibuat dari tepung, termasuk kue dan roti kukus (bakpao). Hampir sepertiga (28 %) ditemukan memiliki kadar aluminium di atas standar nasional, media Standard Shenzhen melaporkan. Kontaminasi itu diketahui karena penggunaan baking powder berlebihan yang mengandung logam.
6. Daging Babi ‘Avatar’
Laporan dan foto-foto muncul bulan lalu menunjukkan daging babi yang bersinar biru, menakutkan ketika lampu dapur sudah dimatikan. Pengguna internet menyebutnya daging ‘Avatar’ dan tetap skeptis meski upaya penyelesaian dari Departemen Kesehatan Pengawasan Shanghai yang mengatakan daging babi telah terkontaminasi oleh bakteri tertentu dan masih aman dimakan jika dimasak dengan baik. 7. Bubuk Peramping Babi
China telah lama berjuang dalam perang dalam penggunaan clenbuterol steroid untuk produksi daging babi. Dikenal sebagai ‘bubuk peramping daging ,’ untuk menurunkan kadar lemak dalan daging babi. Kandungan bubuk ini dapat menyebabkan pusing, jantung berdebar, diare dan berkeringat berlebihan. Kasus paling baru terjadi Maret lalu di sebuah produsen daging babi yang terdaftar di pasar saham, tetapi China telah mengakui 18 wabah keracunan makanan clenbuterol terkait antara tahun 1998 dan 2007, menurut laporan di situs Keamanan Pangan Shanghai.
8. Kotak Makanan Beracun
Pada April 2010 lebih dari 7 juta kotak makanan beracun disita di provinsi timur Jiangxi. Meskipun dilarang di 1999, kotak makanan dari gabus ini masih digunakan secara luas di China. Kotak ini akan melepaskan racun ketika dipanasi oleh makanan. Bahan kimia ini memiliki potensi pada kerusakan hati, ginjal dan organ reproduksi.
9. Minyak Goreng Selokan
Penyelidikan menyamar oleh seorang profesor dari Universitas Politeknik Wuhan Maret 2010 memperkirakan bahwa satu dari 10 makanan di China dimasak menggunakan minyak daur ulang, sering didapat dari saluran air bawah restoran. Badan Pengawasan Makanan dan Obat Negara mengeluarkan keadaan darurat nasional memerintahkan penyelidikan skandal minyak ‘selokan’ , semakin menghancurkan kepercayaan publik pada industri makanan.
Polisi memeriksa kasus minyak goreng selokan 10. Beras Cadmium
Riset yang dipublikasikan pada bulan Februari menyatakan bahwa sampai dengan 10 persen beras yang dijual di China terkontaminasi dengan logam berat, termasuk cadmium. Data dikumpulkan oleh Universitas Pertanian Nanjing menemukan bahwa masalah paling akut di provinsi Selatan, dimana di beberapa daerah 60 persen dari sampel telah terkontaminasi, beberapa sampai lima kali ambang batas
( Label: , , , , , , , , , ) Read more
Best viewed on firefox 5+
Frafiez Family © 2009 - 2014. Keep Cheerful for Shared