Twitter: @Glissandio
Tampilkan postingan dengan label perusahaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perusahaan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 November 2013

0 komentar

Perusahaan paling berpengaruh didunia

Komputasi Cloud dianggap mampu mengubah gaya hidup anda. Bayangkan kondisi dimana anda tidak perlu lagi pergi ke kantor untuk sekedar mengambil dokumen. Kemudian untuk share dokumen, anda tinggal submit melalui device di tangan anda. Semua hal ini dilakukan sembari anda duduk-duduk manis di rumah.
Cloud digadang-gadang akan menggantikan konsep PC di masa depan. Namun perubahan ini tidak akan terjadi begitu saja. Saat ini, pemain – pemain besar di dunia Cloud Computing tengah berlomba-lomba untuk mengenalkan Cloud pada masyarakat. Mereka punya strategi dan taktik yang bermacam-macam; dari mulai membagikan semuanya secara cuma-cuma, hingga memonopoli semuanya yang berkaitan dengan Cloud.
Berikut 10 perusahaan paling berpengaruh tersebut, lengkap dengan strategi-strategi yang mereka terapkan. Semoga bermanfaat untuk pengalaman Cloud anda ;-)
#10: Verizon memegang mayoritas infrastruktur layanan Cloud di genggamannya.
Tahun lalu, Verizon mengakuisisi Terremark dengan harga $1.8 milyar. Di dalam kesepakatan ini, Verizon menarik CTO Terremark: John Considine. Dia dikenal sebagai pendiri CloudSwitch, sebuah startup yang bergerak di bidang layanan Cloud. Dari sini, Verizon langsung menjadi salah satu pesaing besar di antara penyedia telekomunikasi Cloud, berhadapan langsung dengan AT&T. Penyedia telekomunikasi Cloud seperti Verizon dan AT&T memegang kontrol terhadap infrastruktur komputasi Cloud dan pipa jaringan yang menghubungkan antara customer dengan penyedia jasa layanan Cloud. Jadi, bayangkan jika mereka tidak ada.
10-Terremark-CTO-John-Considine
CTO Terremark, John Considine
#9: VMware menjual software yang digunakan perusahaan besar untuk membangun Cloud sendiri.
VMware tidak menawarkan layanan Cloud sendiri. Dia mengembangkan vCloud. Sebuah software yang memudahkan perusahaan-perusahaan besar untuk membangun Cloud mereka sendiri. VMware sejauh ini mengklaim setidaknya sudah ada 100 Cloud yang dibangun dengan vCloud. Verizon salah satunya. Semakin banyak Cloud yang dibangun dengan vCloud, maka semakin mudah bagi perusahaan-perusahaan untuk memindahkan software mereka dari satu datacenter ke datacenter lain melalui VMware dan Cloud yang berbeda-beda.
#8: Linode adalah layanan Cloud terfavorit versi pengguna Linux.
Ada banyak sekali metode untuk membangun Cloud. Linode terkenal dengan caranya sendiri, yaitu harga paten. Cloud dengan harga paten biasanya lebih dikenal dengan sebutan VPS atau Virtual Private Server. VPS milik Linode dibangun dengan dasar sistem operasi Linux, dan modelnya banyak ditiru di seluruh dunia. Sehingga pamor Linode cukup berkibar di antara pengguna Linux. Linode juga biasanya menjadi pelarian bagi mereka yang sedang mencari alternatif dari layanan Cloud milik Amazon: Amazon Web Service.
#7: Salesforce telah lama menyerukan ajakan Cloud.
Salesforce tidak hanya memberikan contoh pada dunia bahwa software dapat dibeli sebagai layanan, namun dia juga memiliki salah satu layanan populer yang digunakan untuk menjalankan aplikasi Cloud milik industri-industri rumahan. Yaitu Heroku. Salesforce membeli Heroku pada tahun 2010 dengan $212 juta. Sejak saat itu, banyak developer yang mengelu-elukannya karena kepraktisan yang ditawarkan Heroku dalam mengirimkan apps mereka ke dalam Cloud. Heroku jadi salah satu apps yang paling banyak digunakan oleh developer berbasis Ruby, Java, Python, dan Node.js.
7-Salesforce-CEO-Mark-Benio
CEO Salesforce, Mark Benioff
#6: Citrix System sukses menantang VMware secara langsung.
Citrix adalah perusahaan lain yang mengembangkan software pembangun Cloud. Citrix membeli startup Cloud.com sejak setahun lalu dengan harga lebih dari $200 juta. Dari Cloud.com, Citrix pun mendapat akses langsung ke software Cloud berbasis open source. Software ini kemudian dilempar ke Apache Foundation, sebuah kelompok non-profit yang sukses mengembangkan banyak sekali proyek-proyek berbasis open source. Dari sinilah kemudian CloudStack lahir. Hingga kini, tersedia pilihan antara membeli vCloud milik VMware atau mendapatkan CloudStack secara gratis. Meskipun tentu saja, Citrix juga punya versi komersialnya sendiri. Namun dengan memasarkan CloudStack, secara tidak langsung akan membantu kompetisi Citrix melawan VMware.
#5: Red Hat mengembangkan aplikasi secara sukarela.
OpenShift milik Red Hat adalah salah satu produk yang cukup kontroversial. Mengingat keberadaannya justru untuk memperkuat produk milik penyedia Cloud yang sama sekali tidak berkaitan dengan Red Hat. Yaitu Amazon Web Service. Keberadaan OpenShift memang difungsikan agar  para pecinta Linux bisa dengan mudah mengirimkan aplikasi mereka ke dalam layanan Cloud milik Amazon itu. OpenShift pada dasarnya merupakan pesaing dari Heroku, yang mana digunakan untuk mengirimkan aplikasi berbasis Java, Ruby, PHP, Perl, dan Python ke dalam layanan Cloud. Namun tujuan utama dibuatnya OpenShift adalah untuk menunjukkan bahwa teknologi Red Hat juga mampu bersaing dengan VMware. Demikian kata Jackie Yeaney, wakil presiden eksekutif Red Hat.
5-RedHat-VP-Jackie-Yeaney
VP RedHat, Jackie Yeaney
#4: Google terlahir di Cloud.
Google melakukan banyak hal di dalam dunia Cloud. “Google App Engine” salah satunya. Layanan ini merupakan opsi lain yang cukup populer sebagai tempat bagi para developer untuk menitipkan aplikasi (Java & Python) mereka. Atau baru-baru ini ada “Google Drive”, yang kemudian menjadi saingan kuat bagi layanan penyimpanan berbasis Cloud seperti Dropbox dan Microsoft SkyDrive. Dan Google tampaknya tidak akan pernah berhenti bereksperimen di dunia Cloud. Misalnya melalui pengembangan “Google CloudPrint”, “Google Cloud Storage”, hingga pengembangan ChromeOS; sebuah konsep futuristik yang berlandaskan pada ide tentang bagaimana sebuah komputer mampu menjalankan setiap aplikasi dari Web tanpa harus install dulu di komputer.
4-Google-CEO-Larry-Page
Tentu saja, Larry Page
#3: Microsoft datang terlambat, namun mereka mampu membangun pasar dengan cepat.
Microsoft juga punya layanan Cloud besar untuk kelas enterprise. Yaitu Azure. Layanan ini telah lama dinantikan oleh jutaan developer yang terlanjur menulis aplikasi untuk platform Microsoft. Azure menawarkan sejumlah fungsi menarik. Contohnya Media Services untuk streaming video. Selain itu, Microsoft selalu memastikan agar Azure dapat bersaing secara harga dengan layanan Amazon. Sehingga harga layanan Azure tidak terpaut jauh dari layanan Cloud milik Amazon. Rumor yang beredar bahkan menyatakan bahwa Azure sebentar lagi juga akan mendukung sistem operasi Linux, sehingga dapat dipastikan bahwa persaingan mereka dengan Amazon akan semakin memanas.
3-Microsoft-Steve-Ballmer
Steve Ballmer dan Bill Gates
#2: Rackspace memimpin koalisi besar untuk software Cloud gratisan.
Rackspace tidak ingin membayar perusahaan seperti VMware untuk mendapatkan software yang tidak mampu mereka kontrol sendiri. Maka mereka bekerjasama dengan NASA. Dan mengembangkan software pembangun Cloud yang luar biasa: OpenStack. RackSpace kemudian menggandeng semua pemain Cloud di dunia, di mana lebih dari 160 di antaranya bersedia ikut serta. Mereka bersama-sama menggarap sistem OpenStack agar unggul, dan tetap gratis. Dari sini, RackSpace berhasil berkompetisi dengan vCloud VMware dan CloudStack Citrix (meskipun rupanya Citrix merupakan salah satu peserta yang ikut serta berkontribusi dalam pengembangan OpenStack).
#1: Tentu saja Amazon.
Tidak perlu dipertanyakan lagi siapakah pemain Cloud yang paling berpengaruh di dunia. Yaitu Amazon. Mungkin kedengarannya liar sekali jika membayangkan sebuah perusahaan yang ditemukan untuk menjual buku justru menjadi pemicu revolusi besar di industri TIK. Namun itulah faktanya. Amazon merupakan perusahaan yang paling inovatif di dunia. Dia berprinsip seperti startup: jadi yang pertama, dan selalu selangkah lebih maju.



( Label: , , , , , ) Read more

Rabu, 06 Februari 2013

0 komentar

Logo perusahaan terburuk

Jika Anda seorang pemilik bisnis atau desainer logo, Anda tahu betapa pentingnya sebuah logo adalah untuk branding dan kemajuan bisnis Anda. berikut ini adalah logo dan branding yang bisa dikatakan gagal yang tidak layak untuk ditiru. Jika pikiran anda tidak ada negatifnya pasti gak akan ketemu , Langsung aja :

           







   

( Label: , , , , ) Read more

Kamis, 12 Juli 2012

0 komentar

perusahaan besar yang telah bangkrut

Broker saham dan perdagangan berjangka MF Global bukan satu-satunya perusahaan raksasa Amerika Serikat yang bangkrut.

Berdasarkan data berkas pailit Amerika Serikat, Chapter 11, ada sembilan korporasi besar lain yang kolaps sejak 10 tahun terakhir karena bermacam sebab. Berikut daftar dan susunan berdasarkan nilai aset mereka:

1) Lehman Brothers Holdings, lembaga keuangan, bangkrut pada September 2008, nilai aset US$ 691 miliar.

2) Washington Mutual, bank, bangkrut pada September 2008 dengan nilai aset US$ 327,9 miliar.

3) WorldCom, penyedia telepon jarak jauh, kolaps pada Juli 2002 dengan nilai aset US$ 103,9 miliar.

4) General Motors, perusahaan otomotif, bangkrut pada Juni 2009 dengan aset mencapai US$ 91 miliar.

5) CIT Group, penyedia kredit usaha menengah, bangkrut pada November 2009 dengan nilai aset US$ 80,4 miliar.

6) Enron Group, pabrik turbin dan mesin, bangkrut pada 2001 dengan nilai aset US$ 65,5 miliar.

7) Conseco, lembaga keuangan, bangkrut pada 2002 dengan nilai aset US$ 61,4 miliar.

8) Chrysler, pabrik mobil, bangkrut pada April 2009 dengan nilai aset US$ 39,3 miliar.

9) Thornburg Mortgage, perusahaan pembiayaan dan perdagangan, bangkrut pada Mei 2009 dengan nilai aset US$ 36,5 miliar.

10) Pacific Gas & Electric Co., perusahaan minyak dan gas, bangkrut pada 2001 dengan nilai aset US$ 36,15 miliar.
( Label: , , , , ) Read more

Rabu, 11 Juli 2012

0 komentar

perusahaan tersukses di dunia

1. Wal-Mart Stores


Retaining its spot as the largest company in the world, the retail giant spent the last year making strides toward becoming friendlier to its workers and the environment. Long derided for the limited health-care packages offered to its employees, the company focused on expanding its options. As of January, 93.7% of Wal-Mart’s U.S. employees had some form of health care, up from 90.4% last year. On the sustainability front, the retailer sold 145 million energy-efficient light bulbs in 15 months and joined forces with the Clinton Climate Initiative. Some say it isn’t enough; a union-backed ad campaign by WakeUpWalMart.com at the end of 2007 targeted the quality of the company’s imported products.

2. Exxon Mobil
Rank: 2 (Previous rank: 2)
CEO: Rex W. Tillerson
Employees: 107,100
Address: 5959 Las Colinas Blvd.
Irving, Texas 75039
Country: U.S.

As a direct result of the U.S. subprime crisis, Citi’s 2007 profits sank 83.2% to $3.62 billion. The company cut costs by eliminating staff and shedding legacy assets. But a double-digit revenue growth in its international markets offset its loss in the domestic market. Management changes also shook things up at Citigroup: Former CEO Charles Prince retired under pressure after the company announced at least $18 billion in write-downs. He was succeeded by Vikram Pandit, a veteran investment banker from Morgan Stanley.
18. Volkswagen
Rank: 18 (Previous rank: 16)
CEO: Martin Winterkorn
Employees: 329,305
Address: Brieffach 1848-2
Wolfsburg 38436
Country: Germany
Website: Volkswagen Deutschland

High oil prices and the “greening” of industry have hit automakers especially hard. But CEO Martin Winterkorn responded by pledging to lead Europe’s biggest carmaker into a greener and more sustainable era. Thanks to global sales of its core brands like Audi, profit was up 63.5% to $5.64 billion last year. Still, VW struggled in the United States. It cut prices on its Jetta and New Beetle models and launched new plants in an attempt to boost U.S. market share. Winterkorn aims to triple VW’s American sales by 2018. The company will announce the location of a new U.S. manufacturing plant in July.

19. Dexia Group
Rank: 19 (Previous rank: 36)
CEO: Axel Miller
Employees: 35,202
Address: Place Rogier 11
Brussels 1210
Country: Belgium
( Label: , , , , , , ) Read more
Best viewed on firefox 5+
Frafiez Family © 2009 - 2014. Keep Cheerful for Shared