Twitter: @Glissandio
Tampilkan postingan dengan label sedih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sedih. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 April 2013

0 komentar

Penyakit Alzheimer

Demensia adalah gangguan otak yang serius mempengaruhi memori seseorang, berpikir, dan keterampilan penalaran. Orang dengan demensia seringkali mengalami kesulitan berpikir dan berbicara dengan jelas, mengingat kejadian akhir-akhir, dan belajar hal-hal baru. Seiring waktu, menjadi sulit bagi mereka untuk menangani kegiatan sehari-hari dan mengurus diri sendiri. Ada banyak penyebab demensia, tetapi penyakit Alzheimer adalah penyebab paling umum dari demensia pada orang tua.
Para ilmuwan berpikir bahwa sampai dengan 4,5 juta orang di Amerika Serikat menderita penyakit Alzheimer. Penyakit ini biasanya dimulai setelah usia 65 dan risiko naik dengan usia. Sementara orang-orang muda juga bisa mendapatkan penyakit Alzheimer, jauh kurang umum.
Sekitar 5 persen pria dan wanita usia 65-74 memiliki penyakit Alzheimer, dan hampir setengah dari mereka usia 85 dan lebih tua mungkin memiliki penyakit. Hal ini penting untuk dicatat, bagaimanapun, bahwa penyakit Alzheimer bukan merupakan bagian normal dari penuaan.
Penyakit Alzheimer ini dinamai Dr Alois Alzheimer, seorang dokter Jerman. Pada tahun 1906, Dr Alzheimer melihat perubahan dalam jaringan otak seorang wanita yang telah meninggal karena penyakit mental yang tidak biasa. Dia menemukan gumpalan abnormal dan bundel serat kusut. Rumpun yang sekarang disebut plak amiloid dan kusut disebut kusut neurofibrillary. Saat ini, plak dan kusut di otak dianggap tanda-tanda penyakit Alzheimer.
Para ilmuwan juga telah menemukan perubahan otak lainnya pada orang dengan penyakit Alzheimer. Ada hilangnya sel saraf dan jalur di daerah otak yang penting untuk memori dan kemampuan mental lainnya. Ada juga yang tingkat yang lebih rendah dari beberapa bahan kimia dalam otak yang membawa pesan-pesan bolak-balik yang kompleks antara sel-sel saraf.
Penyakit Alzheimer ditandai oleh atrofi umum (mati belakang) dari korteks serebral dengan akumulasi protein ke neuritik (pikun) plak di korteks dan kusut neurofibrillary di otak. Gejala awal penyakit ini biasanya kehilangan memori. Gangguan dalam perilaku dan penurunan aktivitas hidup sehari-hari menjadi lebih nyata sebagai neurodegeneration berlangsung. Faktor risiko terpenting untuk penyakit ini usia lanjut, namun faktor keturunan juga memainkan peran penting. Beberapa kelas yang berbeda obat yang tersedia untuk mengobati berbagai aspek gangguan mental. Perawatan ini tidak memperlambat perkembangan penyakit. Setelah demensia telah ditetapkan dalam, pasien biasanya membutuhkan bantuan dengan kehidupan sehari-hari atau mungkin menjadi kandidat untuk fasilitas keperawatan terampil. Meskipun latihan, diet sehat, dan kegiatan mental merangsang yang membantu pasien, penelitian telah menunjukkan mereka tidak pencegahan. Penelitian mekanisme penyakit telah dipandu mencari pengobatan baru. Beberapa obat dalam penyelidikan meliputi anti-inflamasi, sel induk, dan vaksin.
Penyakit Alzheimer dapat mengganggu memori berpikir normal dan dengan memblokir pesan-pesan antara sel-sel saraf.
( Label: , , , , , , ) Read more

Rabu, 27 Februari 2013

0 komentar

orang yang rela mengorbankan nyawanya

Pengorbanan terbesar dalam hidup adalah mengorbankan nyawa demi keselamatan orang lain. Pasti tak banyak orang yang mau mengambil resiko seperti ini. Dalam kehidupan nyata, 7 di antaranya tersaji di bawah ini.


1. Takeshi Miura and Miki Endo
Takeshi Miura and Miki Endo adalah petugas keselamatan yang berperan penting saat tsunami Jepang terjadi. Mereka berdua terus bertahan di pos dan menyerukan siaran agar semua penduduk segera lari menyelamatkan diri.

Ketika ombak tsunami tinggal 10 meter lagi menerjang, dua petugas ini tetap meneruskan siaran peringatan, dan ini dilakukan hingga saat-saat terakhir tubuh mereka berdua tewas disapu gelombang besar.
 

2. Vincent Coleman
Ledakan Halifax adalah ledakan mematikan yang terjadi di Nova Scotia, Kanada. Ledakan ini terjadi saat sebuah kapal sarat dengan amunisi bertabrakan dengan kapal lain sehingga api berkobar dahsyat, dan menyambar hingga ke daratan.

Vincent Coleman, seorang operator lalu lintas kereta berada di stasiun saat api mulai menyambar. Ia bertahan dan memperingatkan kereta lainnya agar berhenti supaya terhindar dari kobaran api tersebut. Peringatannya memang berhasil mencegah makin jatuh banyak korban, namun dirinya hangus terbakar api.


3. Arland Williams
Ketika Air Florida Flight 90 menabrak sebuah danau beku di tengah badai salju, nyaris semua penumpang tewas dan hanya 6 orang yang bertahan hidup. Sekitar 20 menit kemudian, helikopter penyelamat tiba dan melemparkan ban penyelamat ke arah mereka.

Arland Williams yang pertama menerima ban penyelamat tersebut. Anehnya, ia segera memberikan kepada orang di sampingnya. Helikopter kembali datang dan melemparkan lagi ban penyelamat, namun Arland terus melakukan hal yang sama hingga tiga kali terulang. Akhirnya di saat terakhir helikopter datang lagi, Arland sudah tewas. Ia mengorbankan hidupnya untuk keselamatan orang lain.


4. 12 Ilmuwan Rusia
Pengepungan di Leningrad, Rusia saat Perang Dunia II mengakibatkan jutaan orang mati kelaparan. Sebenarnya, ada 12 orang ilmuwan yang bisa selamat karena di laboratorium bank benih Pavlovs ada banyak sumber pangan.

Nyatanya mereka memilih untuk mati. Alasannya adalah karena benih-benih tersebut memang disimpan agar generai masa depan Rusia terjamin hidupnya. Di antara para ilmuwan, terdapat Alexander Stchukin, seorang spesialis kacang-kacangan yang ikut tewas.

Kisah ini mengingatkan pada pepatah, "Ayam mati di lumbung padi." Bedanya, para ilmuwan Rusia tersebut memilih mati demi masa depan Rusia.


5. Richard Rescorla
Richard Rescola adalah direktur keamanan di gedung Morgan Stanley, letaknya sangat dekat dengan gedung kembar yang luluh-lantak saat serangan 9/11 di Amerika Serikat.

Saat bencana ini terjadi, ia langsung memerintahkan semua orang di dalam gedungnya keluar. Ia tetap bertahan sampai orang terakhir berhasil dievakuasi. Akibatnya, Rescola mati di tempat. Namun pengorbanannya telah berhasil menyelamatkan setidaknya 2.500 orang.


6. John Robert Fox
Saat Perang Dunia II, Letnan John Robert Fox bertugas di Italia. Di kota Sommoclonia, pasukannya harus menghadang laju tentara Jerman. Tanpa gentar, Fox maju sendirian dan menghadang dengan tembakan artileri.

Bagaimanapun, upayanya ini harus berakhir karena serbuan tentara Jerman. Ketika akhirnya anak buah Fox merebut kembali posisi tersebut, tubuh Fox sudah terbujur kaku di samping kira-kira 100 tentara musuh yang tewas. Walau harus berkorban nyawa, Fox berhasil menunda laju tentara Jerman hingga pasukan sekutu datang merebut kota tersebut.


7. Ryan Arnold
Ryan Arnold menjadi satu contoh sebuah pengorbanan mengharukan demi kelangsungan hidup saudara kandungnya. Ketika Chad divoni dokter harus menjalani transplantasi hati, Ryan segera memeriksakan dirinya dan hasilnya memang ia paling cocok sebaga donor.

Tanpa pikir panjang, Ryan merelakan hatinya diambil untuk disumbangkan pada Chad. Pengorbanan nyawanya ini penuh resiko, namun ia berhasil membuat saudaranya tetap hidup.
( Label: , , , , , , , ) Read more

Kamis, 07 Februari 2013

0 komentar

Bencana teraneh didunia

Tidak seorangpun yang mengharapkan bencana terjadi apalagi kalo menimpa dirinya dan keluarga. Setelah mempostingkan bencana alam terdahysat yang pernah singgah dan meluluhlantakan bumi kita. Berbeda dengan postingan sebelumnya, disini kita akan melihat bencana tidak lazim dan biasa kita dengar.
 
 
10. Amukan Gajah Hutan Chandka
Pada musim semi 1972, Area Hutan Chandka di India – yang sudah dilanda kekeringan- diserang gelombang bahang juga. Gajah lokal, yang biasanya tidak menjadi masalah, menjadi gelisah karena suhu yang tinggi dan kurangnya air. Pada musim panas situasi semakin buruk. Puncaknya pada 10 juli, Segerombolan gajah-gajah mengamuk dan menyerang 5 desa, meninggalkan kerusakan besar-besaran. baik dari pihak warga sipil maupun gajah tersebut.
 
 
9. Peracunan Massal di Basra
Bulan September 1971 pengiriman 90,000 metrik ton biji gandum tiba di pelabuhan Irak Basra. Jewawut Amerika dan gandum meksiko- yang telah diproses secara kimia dengan methyl-mercury untuk mencegah pembusukan- disemprot pink untuk mengindikasi bahwa sangat beracun dan tulisan peringatan tercetak jelas di bungkusnya- Cuma dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Sebelum didistribusikan ke petani, ternyata sudah dicuri dari dok dan dijual sebagai makanan ke penduduk yang kelaparan. Pemerintah Irak, malu atas kealpaan ini, singkat cerita dan tidak sampai dua tahun wartawan Amerika melaporkan bukti 6,530 rumah sakit menangani kasus keracunan merkuri. Pejabat pemerintah mengakui 459 meninggal, namun jumlah sebenarnya diperkirakan sekitar 6,000 dengan 100.000 lainnya menderita efek permanen seperti kebutaan, tuli dan kerusakan otak.
 
 
8. Ledakan Reaksi Berantai di Texas City
Pada 15 April ,1947, kapal pengangkut Perancis memasuki dok Texas City, dan mengambil 1,400 ton pupuk ammonium nitrate. Malam itu api muncul di bagian bawah dek kapal. Menjelang pagi kepulan asap hitam membuat port authorities karena perusahaan kimia Monsanto hanya berjarak 700 kaki. Seorang pria berdiri di dok, menyaksikan, tugboat dipersiapkan untuk menyeret kapal pengangkut ke tengah laut. Kobaran api menyebar ke luar dari rongsokan kapal, dan dalam hitungan menit Monsanto meledak, membunuh dan menghancurkan ratusan pekerja dan saksi yang melihat ledakan permulaan. Kebanyakan distrik perdagangan hancur, dan api mengamuk sepanjang tepian laut, dimana sejumlah besar tang gas butane dalam keadaan terancam meledak. Tidak lama setelah tengah malam, kapal pengangkut kedua- juga membawa nitrat- meledak, dan seluruh kejadian terulang kembali. Lebih dari 500 orang meninggal dan 1000 lainnya luka-luka.
 
 
7. Peristiwa Tunguska
Pada 30 juni,1908 ledakan besar terjadi di dekat Podkamennaya (Under Rock) Sungai Tunguska yang sekarang dikenal Krasnoyarsk Krai of Russia. Ledakan sepertinya disebabkan oleh meteor atau pecahan komet dengan panjang sekitar 20m(60 kaki). Meskipun meteor atau komet dianggap hancur sebelum sampai di bumi, peristiwa ini masih dianggap peristiwa tubrukan. Energi ledakan diperkirakan antara 10 dan 20 megaton TNT, 1,000 kali lebih dahsyat dari bom yang dijatuhkan di Hiroshima atau setara dengan Castle Bravo, bom nuklir terkuat yang diledakkan US. Ledakan Tunguska menumbangkan kira-kira 80 juta pohon di sekitar 2,150 kilimeter persegi. Kerusakannya saat ini masih bisa dilihat dari satelit di angkasa.
 
 
6. Robohnya The Empire State Building
Pada sabtu pagi 28 juli 1945, veteran Army pilot mengudara dengan B-25 light bomber dari Bedford, Massachusetts, menuju Newark, New Jersey, co-pilot dan marinir muda juga di dalam. Kabut membuat jarak pandang lemah. Kira-kira sejam kemudian, orang-orang di jalan tengah kota Manhattan menyadari raungan pesawat yang memekik semakin tajam dan menyaksikan dengan ngeri bomber tiba-tiba muncul dari kabut asap, melesat diantara gedung bertingkat dan kemudian terjun menubruk sisi Empire State Building. Serpihan pesawat dan bangunan runtuh berbarengan. Lubang besar menganga di lantai 78, satu dari mesin pesawat menabrak 7 dinding dan keluar dari sisi lain bangunan dan mesin lain terjerembab di cerobong lift. Saat tank bahan bakar meledak, 6 lantai ditelan api, dan gasoline yang terbakar mengalir di sisi lain bangunan. Untungnya, sedikit kantor yang buka pada hari sabtu, dan hanya 11 orang-plus 3 pengendara pesawat meninggal.
 
 
5. The Gillingham Fire Demonstration
Tiap tahun pemadam kebakaran Gillingham, di Kent, England, akan membangun ‘rumah’ sementara dari kayu dan kain untuk demonstrasi populer memadamkan kebakaran pada pesta acara tahunan Gillingham Park. Setiap tahun, juga, beberapa pria lokal dipilih dari banyak kandidat . Pada 11 juli 1929, 9 bocah laki-laki-umur 10 sampai 14- dan 6 pemadam kebakaran berpakaian seakan-akan sedang pesta perkimpoian, memanjat lantai ke tiga dari ‘rumah’ itu dengan tali dan tangga. Rencananya adalah menyalakan api di lantai pertama, menyelamatkan ‘pesta perkimpoian’ dengan tali dan tangga dan kemudian meledakkan rumah kosong untuk mendemokan penggunaan fire hoses. Karena kesalahan, api menyala duluan, Penonton mengira tubuh yang mereka lihat adalah gurauan dan bertepuk tangan meriah, sementara pemadam kebakaran diluar menyemprotkan air karena mengetahui bencana sesungguhnya. ke 15 orang meninggal di dalam rumah.
 
 
4. Ledakan Tabung Gas Pittsburg
Tabung gas silinder besar- yang terbesar di dunia saat itu- berada di jantung pusat industri Pittsburgh, Pennsylvania, mengalami kebocoran. Di pagi hari 14 november 1927, tukang reparasi pergi untuk memperbaikinya- dengan lampu tiup yang terbuka. Sekitar pukul 10 mereka menemukan kebocorannya. Tangki yang berisi 5 juta kubik gas alam, naik ke udara seperti balon dan meledak. Potongan metal, dengan berat 100 lbs, berserakan ke jarak yang cukup jauh, dan efek kombinasi dari tekanan udara dan api menyisakan kehancuran ber mil kuadrat. 28 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.
 
 
3. Banjir Tetes Tebu di The Great Boston
15 januari 1919, pekerja dan penduduk Boston’s North End, kebanyakan orang Irlandia dan Italia, sedang diluar menikmati matahari siang di hari yang hangat. Tiba-tiba, dengan peringatan yang singkat, tangki besi cor yang besar milik perusahaan penyulingan murni pecah dan gelombang besar tetes-tebu mentah berwarna hitam, setinggi dua lantai, menenggelamkan jalanan dan mengalir perlahan menuju area tepi laut. Bukan saja pejalan kaki tapi juga kereta kuda tidak bisa lari dari gelombang ini.2 juta galon tetes-tebu yang sedianya akan dijadikan minuman menenggelamkan sejumlah orang -21 pria, wanita dan anak-anak tewas tenggelam. Kuda-kuda itu sebenarnya hanya terjebak di lengketnya cairan tebu tersebut, polisi terpaksa menembaknya. Boston berbau tetes-tebu selama seminggu, dan pelabuhan menjadi coklat sampai musim panas.
 
 
2. Kepanikan Gereja Baptis The Shiloh
2000 orang, kebanyakan kulit hitam, berkumpul di Shiloh Baptist Church Birmingham, Alabama, pada 19 September, 1902, demi mendengar ceramah Booker T. Washington. Tembok gerejanya baru. Tangga curam, menempel pada dinding. Setelah ceramah selesai, ada sedikit perselisihan yang memperebutkan kursi kosong, keluarlah kata-kata ‘fight’ dari salah satu anggota paduan suara, rupanya kerumunan salah interpretasi menjadi ‘fire’ sehingga semua orang berlarian keluar menuju pintu. Pintu yang tidak lebar tentu saja tidak mampu menampung ribuan massa yang berdesakan, apalagi tangga pintunya cukup curam, insiden tarik menarik dan saling menginjak berakhir dengan tewasnya 115 orang, dengan posisi bertumpuk di depan pintu gereja sampai setinggi 10 kaki.
 
 
1.Invasi Ular di St. Pierre
Aktifitas volkanis di ‘bald mountain’ tinggi diatas St Pierre, Martinique, biasanya tidak begitu penting sehingga banyak penduduk tidak menggubris adanya asap dari kawah dan beberapa gempa kecil selama April 1902. Pada awal Mei, bagaimanapun, hujan abu mulai turun terus menerus, dan bau sulfur yang menyengat mengisi udara sekitar. Rumah penduduk yang ada di lereng gunung tidak bisa lagi dihuni, lebih dari 100 ular fer-de-lances (-ini nih jenis ular yang besar dan berbisa yang ada di Amerika-) mulai melata menyerbu seperempat penduduk mulat(-mulat tuh campuran negro ma caucasian-) di St Pierre. Ular sepanjang 6 kaki ini membunuh 50 orang dan tak terhitung jumlah binatang lainnya. Namun pembasmian baru saja dimulai, Pada 5 mei longsoran dari lumpur yang mendidih tumpah ke laut, diikuti tsunami yang membunuh ratusan orang, 3 hari kemudian, 8 mei, Mt Pelee akhirnya meledak, mengirimkan lava putih dan bebatuan yang mematikan ke kota. Dalam waktu 3 menit St Pierre hancur total. Dari 30.000 populasi, hanya 2 yang selamat.
( Label: , , , , , ) Read more

Senin, 21 Januari 2013

0 komentar

Perang Saudara (AMBON)


Februari 24, 1999
Sebelum tanggal 19 Januari, 1999, Ambon lebih dikenal sebagai pulau  penghasil rempah-rempah. Pada tanggal 19 Januari, 1999, Ambon dan  pulau-pulau di sekitarnya dilanda oleh perang saudara yang berkecamuk  dengan dahsyat. Walaupun Ambon di kenal sebagai daerah orang Kristen  di Indonesia, warga Islam di Ambon telah menikmati hidup rukun dan  harmonis bersama warga Kristen. Kehidupan yang rukun dan harmonis ini  ternyata berakhir dengan kehancuran yang tak dapat di kembalikan lagi   seperti semula pada tanggal 19 Januari, 19999. Warga Ambon menolak  kejadian ini sebagai suatu kerusuhan , mereka berkeras menyatakannya  sebagai sebuah perang saudara.
Perang ini di mulai dari sebuah kejadian yang sepele. Kejadian kecil  yang bersifat lokal ini dimulai ketika seorang supir taxi bertengkar /  berantem dengan seorang warga Islam Ambon. Berbagai sumber berita  dengan kuat mengindikasikan bahwa kesempatan ini digunakan oleh para  provokator untuk memulai pengrusakan besar-besaran di Ambon dan bahkan  sampai ke pulau-pulau di sekitarnya. Pola yang demikian kelihatannya  muncul berulang-kali dari kasus ke kasus , di mana kejadian lokal yang  sepele menjadi sesuatu yang besar dan tak terkendali yang menghancurkan   semua komunitas yang ada. Kita bisa melihat pola ini di Ketapang,  Kupang, kasus Poso (di mana kasus Poso ini tidak pernah di liputi oleh  media, dan kejadian sekitar hari natal tahun 1998 di Sulawesi Tengah  yang menghantam kota Poso, Palu dan Palopo itu sangat parah juga).  Bahkan berbagai sumber berita mengisyaratkan bahwa para provokator itu  di gerakkan oleh Suharto dan antek-anteknya.
Kasus Ambon ini adalah yang paling parah, daftar pertama para korban  dilampirkan di tabel 1. Sejak saat itu masyarakat Ambon hidup dalam  ketakutan dan banyak kejadian-kejadian kecil dimana-mana. Belum sampai  tanggal 14 Februari, 1999, muncul lagi kejadian serius lainnya. Warga  Kristen di Kariu di pulau Haruku di serang oleh penduduk Pelauw,  Kailolo dan Ori. Sebagian besar penduduk dari tiga tempat tersebut   adalah warga Islam. Menurut para saksi mata dan penelitian yang  dilakukan oleh Tim Pencari Fakta Salawaku, kejadian tanggal 14 Februari  ini lebih parah lagi di sebabkan oleh beberap hal:

  1. Tepat sebelum di serang, pos komando aparat keamanan, yang  berfungsi untuk menjaga keamanan di perbatasan Pelauw dan Kariu, di  pindahkan tempat lain.
  2. Komando pos militer Yon 733, bapak Safar Latuamuri yang juga  berasal dari Pelauw bersama-sama dengan beberapa aparat dan penduduk  desa tersebut dan menyerang penduduk di Kairu.
    Berikut adalah daftar para korban dari serangan tersebut:
     
    No.
    Nama
    Penyebab
    Status
    1. Yohanis Radjawane
    Ditembak aparat
    Tewas
    2. Dominggus Tupalesy
    Ditembak aparat
    Tewas
    3. Elly Pattinasarany
    Dibakar di dalam rumah
    Tewas
    4. Dolly Takaria
    Dibakar di dalam rumah
    Tewas
    5. Polly Nanlohi
    Ditembak aparat
    Luka parah
    6. Atja Pattiasina
    Ditembak aparat
    Luka parah
    7. Hengky Siahaya
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    8. Yohanis Noya
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    9. Izack Noya
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    10. Salakori
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    11. Yopy Kilanresy
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    12. Corinus Laisina
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    13. Agusthinus Siahaya
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    14. Lamberh Noya
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    15. Max Noya
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    16. Ruka Birahi
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    17. Bominngus Taihutu
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    18. Domiggus Noya
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    19. Dominggus Pattirajawane
    Ditembak aparat
    Luka ringan
    20. Abraham Hahury
    Dipanah
    Luka ringan
    21. Marthinus Metehelemual
    Dipanah
    Luka ringan
    22. Hanny Lewerisa
    Dipanah
    Luka ringan
    23. Karel Radjawane
    Dipanah
    Luka ringan
    24. Dominggus Pattiasina
    Ledakan bom
    Luka ringan
    25. Ronny Lalopua
    Ledakan bom
    Luka ringan
    26. Jacob Pattirajawane
    Dipanah
    Luka ringan
    27. Johanis Pattirajawane
    Dipanah
    Luka ringan
    28. Rudy Watimena
    Dipanah
    Luka ringan
    29. Welem Riry
    Dipanah
    Luka ringan
    30. Izaack Nahusona
    Dipanah
    Luka ringan
    31. Semuel Radjawane
    Dipanah
    Luka ringan

  3. Rumah -rumah dan bahkan sebuah gereja yang telah berada dibawah  perlindungan pasukan keamanan bisa terbakar habis.
  4. Pasukan penjaga keamanan juga terlibat dalam penembakan brutal  terhadap penduduk Hulaliu, yang datang terburu-buru untuk membantu  korban luka di Kariu.
Berikut ini adalah daftar para korban dari desa Hulalui:
No.
Nama
Penyebab
Status
1. Marthen Tahapary
Tewas
Tewas
2. Janes Leikawabessy
Tewas
Tewas
3. Agus Noya
Tewas
Tewas
4. Frangky Tanate
Tewas
Tewas
5. Christian Noya
Ditembak aparat
Luka parah
6. Marthinus Taihutu
Ditembak aparat
Luka parah
7. Jacob Noya
Ditembak aparat
Luka parah
8. Chres Noya
Ditembak aparat
Luka parah
9. Jusuf Birahi
Ditembak aparat
Luka parah
10. Ronny Huka
Ditembak aparat
Luka parah
11. Donny Noya
Ditembak aparat
Luka parah
12. Duan Noya
Ditembak aparat
Luka parah
13. Stevy Noya
Ditembak aparat
Luka parah
14. Julius Kainama
Ditembak aparat
Luka parah
15. Jopie Laisina
Ditembak aparat
Luka parah
16. Elianus Siahaya
Ditembak aparat
Luka ringan
17. Bram Noya
Ditembak aparat
Luka ringan
18. Thopilus Noya
Ditembak aparat
Luka ringan
19. Simon Werinussa
Ditembak aparat
Luka ringan

Pada tanggal 21 dan 22 Febuari,1999, hari senin dan  selasa, di pulau Saparua, penduduk Siri Sori Islam dan penduduk Siri  Sori Serani (Kristen) terlibat dalam perkelahian; begitu juga dengan  penduduk Iha (Muslim) dan Nolloth (Kristen). Tiga orang Nolloth  meninggal dan seorang dengan lengan teramputasi akibat dari tembakan   dari seorang petugas.
Sementar itu, pada hari selasa tanggal 22 Febuary 1999. Dikota ambon  kerusuhan terjadi lagi. Bom meledak di Batu Merah Dalam. Rumah-rumah  warga Kristen dibakar. Petugas keamanan tidak berbuat apa-apa ketika  orang-orang mulai menyerang warga Kristen. Sampai saat ini 6 orang  tertembak mati oleh petugas keamanan dan tiga diantaranya ditembak oleh  petugas keamanan ketika mereka masih berada di dalam pagar/pekarangan  Gereja Bethabara di Batu Merah Dalam. Para umat kristen di Batu merah  Dalam sampai harus lari mencari tempat perlindungan.
Walaupun banyak berita utama di media menyatakan - Kristen membantai  Islam di Ambon - kelihatannya yang sebaliknyalah yang benar . Tetapi  yang lebih menyakitkan dan memprihatinkan adalah sikap para petugas  militer. Mereka bukan saja tidak melakukan apa -apa , sebetulnya mereka  terlibat dalam aksi penyerangan dan penembakan . Sikap dan perbuatan  petugas militer yang demikian bukan saja tidak dapat diterima, tetapi  juga mencerminkan hilangnya kontrol dan kekuasaan di dalam unit militer  secara keseluruhan, bahkan dari Menhankam sendiri, Jenderal   Wiranto.
Menurut para saksi mata, salah seorang aparat yang terlibat dalam  peristiwa penembakan di Batu Merah Dalam adalah seorang polisi bernama  Cahyana.
Dibawah ini adalah daftar korban di Ambon dari tanggal 23-24  Februari , 1999.
No. Nama
Penyebab
Status
1. Jacob de Lima
Di tembak aparat
Tewas
2. Rudy Hehatubun
Di tembak aparat
Tewas
3. E. Telusa
Di tembak aparat
Tewas
4. Marthin Manukelle
Di tembak aparat
Tewas
5. Anthon Lopulalan
Di tembak aparat
Tewas
6. F., Hitipeuw
Di tembak aparat
Tewas

Penganiayaan terhadap umat Kristen, yang di lakukan  secara halus di masa kekuasaan Soeharto,  dilakukan secara terang-terangan dan ganas di era pemerintahan  transisi Habibie. Menurut laporan yang disampaikan oleh FKKI (Forum   Komunikasi Kristen Indonesia), sebanyak 455 gereja telah di serang dan  di bakar semasa pemerintahan Suharto.   Semenjak Habibie berkuasa,  dalam kurun waktu kurang dari setahun tercatat minimal 95 gereja telah  diserang dan dibakar. Kelompok Fundamentalis yang bergerak di belakang  Habibie sejak dibentuknya ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia)  pada awal tahun 90an, telah menunjukkan kekejamannya sejak peristiwa  kerusuhan May 1998. 

Walaupun terlihat dengan jelas adanya pola yang sama di setiap  peristiwa, bahkan sejak kasus Surabaya 9 Juni, 1996 dan diikuti kasus  Situbondo 10 Oktober, 1996, pemerintah dan ABRI masih belum dapat  memberikan keadilan yang tuntas dan mutlak kepada rakyat Indonesia  dengan menunjuk dan mengadili para otak dibelakang semua persitiwa  ini.  Kurangnya niat serta   kemampuan pemerintah dan ABRI   telah mengakibatkan melemahnya pengaruh mereka secara lokal maupun di  dunia international.  Hal ini akan terjadi kalau pemerintah tidak  memenuhi tugasnya yaitu untuk melayani rakyatnya.
Laporan disiapkan oleh:
Hengky Hattu - Yayasan Sala Waku Maluku
Kie-eng Go -  Texas - USA

         *******************************

Tabel 1

Daftar korban kasus Ambon, January 15-28, 1999.
1. Gereja Nehemiah, Jemaat Bethaba (Gereja Protestan   Maluku) di desa Batu Merah telah di jarah dan di hancurkan.   Bagian dalam gereja ini dibakar (60% hancur).
2. Gereja Sumber Kasih, Jemaat Silo (Gereja Protestan   Maluku) di desa Silale - Waihaong dibakar sampai rata dengan tanah  (100% hancur).
3. Gereja Bethlehem di jalan Anthony Rhibok dilempar   batu. (20% hancur).
4. Gereja Tua Hila di perkampungan Kristen Hila (gereja   tertua di Ambon) habis terbakar (100% hancur).
5. Gereja Protestan Petra, Jemaat Petra (Gereja   Protestan Maluku) di desa Benteng Karang Ambon habis terbakar (100%  hancur).
6. Gereja Katolik Logos di Desa Benteng Karang habis   terbakar (100% hancur).
7. Gereja  Sidang Jemaat Allah di Desa Benteng   Karang habis terbakar (100% hancur).
8. Gereja Maranatha di Desa Negri Lama dibakar habis   (100% hancur).
9. Gereja Hanwele di Desa Nania dibakar habis (100%   hancur).
10. Gereja Protestan Maluku (GPM) di Desa Paporu-Piru,   Seram Barat dibakar habis (100% hancur).
11. Gereja Katolik di Desa Paporu-Piru, Seram Barat   dibakar habis (100% hancur).
12. Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) di Desa   Paporu-Piru, Seram Barat dibakar (100% hancur).
13. Gereja Protestan, Jemaat Sanana (GPM) di Desa Sanana   dibakar (100% hancur).
14. Gereja Katolik, Jemaat Sanana di Desa Sanana dibakar   (100% hancur).
15. Gereja Bethel Indonesia, Jemaat Sanana di Desa Sanana   dibakar (100% hancur).
Daftar rumah dan sekolah jemaat yang dirusak dan  dibakar oleh massa saat kerusuhan Ambon tanggal 15-28 Januari,  1999:
1.  Rumah pastor GPM jemaat Desa Hila  (dibakar).
2. Rumah pastor GPM jemaat Desa Benteng Karang   (dibakar).
3. Rumah pastor GPM jemaat Desa Nania  (dibakar).
4. Rumah pastor GPM jemaat Desa Negri Lama  (dibakar).
5. Rumah pastor GPM jemaat Sanana (dibakar).
6. Rumah jemaat (rumah pastor) jemaat Sanana  (dibakar).
7. Satu sekolah Katolik di Sanana (dibakar).
Daftar mesjid yang dirusak dan atau dibakar massa  saat kerusuhan Ambon tanggal 15-28 Januari, 1999:
1. Mesjid Al Huda di jalan Diponegoro Atas dibakar (12%   rusak).
2. Mesjid As Sa92adah Pule di jalan Karang Panjang   terbakar habis.
3. Mesjid Al Ikhlas di jalan Pattimura Raya didalam Pos   Alley dirusak (20% rusak)
4. Mesjid Al Ikhwan di pasar Mardina terbakar  habis.
5. Mesjid An-Nur di jalan Sangaji dirusak massa ( 20%   rusak)
6. Mesjid At-Taqwa di desa Batu Gajah/ Batu Bulan   dibakar (50% rusak)
7. Mesjid Al Ikhlas di Kompleks Jati Batu Gong   dirusak(50% hancur)
8. Mesjid Kompleks Kati di Batu Gong dirusak(20%   hancur)
9. Mesjid kompleks Wisma Atlit di karang panjang   rusak(20% hancur)
10. Mesjid di kantor daerah regional dirusak (20%   hancur)
11. Mesjid Al Mukhlisin di karang Baringin 96Batu   Gantung rusak ( 40% hancur)
12. Mesjid Al Mukharam di Karang Tagape dirusak (45%   hancur)
13. Mesjid kantor transmigrasi regional dirusak (20%   hancur)
14. Mesjid Kompleks Kopertis Ahuru di Desa Ahuru dirusak   (20% hancur)
15. Mesjid Kompleks TVRI di Gunung Nona dirusak (40 %   hancur)
16. Mesjid Nurul Hijrah Nania di desa Nania dibakar (50%   hancur)
17. Mesjid Labuhan Batu di desa Labuhan Batu dirusak (40%   hancur)
18. Mesjid Al Muhajirin di desa Paso dibakar (60%   hancur)
19. Mesjid Jamiatul Islamiah di desa Galala dibakar   (50%hancur)
20. Mesjid Wailete di desa Hative Besar dibakar (65%   hancur)
21. Ruang ibadah di kompleks SMUN 7 Wailete di desa   Hative Besar dirusak (60% hancur)
22. Ruang ibadah Galala di desa Galala dibakar (50%   hancur)
23. Ruang ibadah Nurul Haq di desa Dobo di Maluku   Tenggara dirusak (20% hancur)
Data sekolah yang dirusak dan / atau dibakar saat  kerusuhan Ambon tanggal 15-28 Januari, 1999:
1. SD Al-Hilal di jalan Anthony Ribhaok dibakar (100%   hancur)
2. SMU Muhammadiyah Tanah Lapang Kecil (Talake) dirusak   (40% hancur)
   
Data dipersiapkan oleh FKKI.
( Label: , , , , , , , ) Read more
Best viewed on firefox 5+
Frafiez Family © 2009 - 2014. Keep Cheerful for Shared