Twitter: @Glissandio
Tampilkan postingan dengan label tanah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tanah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 September 2012

0 komentar

Markas bawah tanah UFO di himalaya

Kongka La adalah sebuah wilayah perbukitan di Himalaya. Tempat itu terletak di wilayah Ladakh yang sampai saat ini masih menjadi rebutan antara Cina dan India. Ladakh dikuasai oleh India, sedangkan Cina menguasai daerah timur laut yang bernama Aksai Chin. Tempat ini juga yang menjadi wilayah pertempuran besar antara Cina dan India tahun 1962. Area ini termasuk area yang paling jarang didatangi oleh manusia dan oleh perjanjian kedua belah pihak, tentara Cina dan India tidak berpatroli di wilayah perbatasan itu. Kedua belah pihak tetap memegang kendali atas wilayah itu. Namun kelihatannya ada sesuatu yang lebih serius terjadi di wilayah itu. Menurut penduduk lokal, benda terbang tidak dikenal sering terlihat keluar dari dalam tanah di wilayah perbukitan itu. Dan masih menurut mereka, Pemerintah Cina dan India tahu persis mengenai hal ini.



Baru-baru ini, beberapa peziarah Hindu yang sedang dalam perjalanan menuju gunung Kailash dari perbatasan barat menjumpai cahaya aneh di langit. Cahaya tersebut berbentuk segitiga dan muncul dari dalam tanah dan kemudian bergerak vertikal ke atas. Para pemandu turis yang ikut serta mengatakan bahwa fenomena itu bukanlah sesuatu yang asing bagi penduduk lokal Kongka La. Beberapa peziarah yang bersemangat menginginkan untuk pergi ke area tempat munculnya cahaya. Namun sesampai di pos penjagaan pemerintah Cina, tentara Cina menolak memberikan ijin. Ketika mereka mencoba untuk masuk dari wilayah India, tentara India menolak mereka.

kemudian peziarah yang ingin tahu itu segera menanyakan masalah tersebut kepada penduduk lokal. Para penduduk mulai tertawa ketika ditanya soal penampakan UFO. Menurut mereka, keberadaan objek aneh dari dalam gunung adalah sesuatu yang sudah diketahui oleh seluruh penduduk lokal. Menurut mereka, markas UFO terdapat jauh di dalam tanah dan mereka juga percaya bahwa rahasia itu ditutup rapat oleh pemerintah Cina dan India. Mereka mengatakan bahwa mereka sudah pernah memberitahukan masalah ini kepada pemerintah lokal setempat. Namun para pejabat militer meminta mereka untuk tidak menceritakan hal tersebut kepada siapapun.

Kongka la adalah tempat dimana lempengan Eurasia dan lempeng India bertemu dan membentuk lempeng konvergen dimana lempeng yang satu berada di bawah lempeng yang lain. Kondisi ini memungkinkan dibangunnya markas bawah tanah. Wilayah ini sendiri memiliki sumber daya alam berupa batu dan granit yang indah, namun entah kenapa pemerintah Cina dan India menolak untuk mengeksplorasinya.

Baru-baru ini diadakan kontes menggambar di antara anak-anak Kongka la di sekolah. Lebih dari separuh dari antara mereka menggambar objek aneh di angkasa yang keluar dari perut gunung. Mereka mengakui bahwa mereka memang sering menyaksikan objek aneh itu keluar dari gunung. Himalaya yang merupakan wilayah pegunungan memang masih menyimpan misteri besar hingga saat ini, dari Yeti hingga penemuan artefak-artefak aneh seperti Batu Dropa yang sering dikaitkan dengan Extra terestrial.
( Label: , , , , , , ) Read more

Jumat, 03 Februari 2012

0 komentar

Misteri Manusia Bawah Tanah




Legenda menyebutkan ada kehidupan di bawah tanah, dan pintu masuknya terletak di kutub utara. Legenda itu muncul sejak zaman Plato yang berkeyakinan, bahwa di dalam bumi penuh dengan terowongan dan lubang. Apakah legenda itu benar?
Pemikiran adanya lubang di perut bumi sangat popular di antara penulis “science fiction”. Bahkan beberapa penulis menunjukkan perhitungan estimasinya serta eksperimen untuk membuktikan planet bumi, memiliki lubang di dalamnya. Lalu apakah “science fiction” itu benar?
Doktor Ilmu Geologi dan mineral dari Russian Academy of Natural Sciences, Mark Sadikov mengatakan, manusia tidak akan bisa masuk ke dalam perut bumi, karena tidak ada lubang di kutub utara. Wilayah di utara merupakan zona laut dalam, dan terdapat palung di beberapa bagiannya.
Pejabat riset di Arctic and Antarctic Research Institute, Maria Gavrilo juga mengatakan, tidak pernah mendapatkan lubang di wilayah utara saat melakukan riset di wilayah tersebut. Bahkan, wilayah kutub utara sendiri merupakan lautan yang tertutup es secara penuh.
Di abad 21, kemungkinan adanya lubang itu diteliti kembali. Pakar pendukung teori lubang bumi menyebutkan medan magnet yang berbeda-beda sebagai indikasi. Mereka juga merujuk pada sinar aurora yang merupakan gas yang muncul di kutub.
Pendukung teori itu menyebut, kompas selalu bertingkah aneh saat mendekati kutub. Banyak peneliti juga menyebutkan angin hangat sering berhembus dari kutub utara yang kemungkinan berasal dari lubang besar yang ada di sana.
Maria Gavrilo membantah teori medan magnet. Ia menyebut medan magnet di kutub utara dan selatan terus bergerak meluas. Penelitian di dua kutub itu menunjukkan keduanya tidak stabil dan berpindah secara aktif.
Sementara munculnya aurora polaris merupakan fenomena unik yang dihasilkan oleh atom di bagian atas atmosfer. Aurora itu berbetuk zona oval di atas kutub.
Astronot dari ruang angkasa bisa mengamati bumi berpendar seperti halo di bulan. Namun, dari bumi cahaya itu hanya bisa dilihat di kutub. Aurora polaris bisa sangat besar diakibatkan oleh pengaruh interferensi sinyal radio.
Peneliti mengatakan, merupakan sesuatu yang normal kompas menjadi tidak terkendali saat mendekati kutub. Hal itu, karena medan magnet bumi sangat kuat di dekat kutub dan penunjukkan kompas yang tak karuan adalah usaha untuk menunjuk ke suatu arah tertentu.
Mayoritas ide lubang di dalam bumi lebih banyak berdasarkan asumsi dan bukan data ilmiah. Menurut penelitian, lubang yang mungkin ada hanya gua karst. Kehidupan di dalam bumi juga tidak mungkin, karena tidak cukup ruangan di bawah permukaan bumi.
Kedua tekanan dan suhu naik drastis di kedalaman tertentu. Saat tambang dibuat lebih dalam dari satu kilometer di Afrika, tempat itu harus dilengkapi pengatur suhu karena ruangan menjadi sangat panas.
Pendukung lubang di dalam bumi menyatakan, seharusnya planet memiliki bobot lebih besar jika tidak ada lubang. Tapi Maria Gavrilo mengatakan, saat menghitung berat bumi harus berdasarkan massa yang bukan diam tapi bergerak. Jika kenyataan itu diabaikan, maka penghitungan oleh peneliti akan mendapatkan hasil yang salah.
Teori planet bumi berlubang ini akan terus menjadi misteri. Karena hingga kini, lapisan bumi yang disebut lithosphere masih misteri, dan tidak ada orang yang tahu apa yang ada di dalam lapisan yang lebih dalam dari lapisan itu.
( Label: , , , , , , , , , , ) Read more
Best viewed on firefox 5+
Frafiez Family © 2009 - 2014. Keep Cheerful for Shared