Twitter: @Glissandio
Tampilkan postingan dengan label jack the ripper. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jack the ripper. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Maret 2013

0 komentar

Pendiri Twitter Seorang HACKER

Pendiri Twitter Jack Dorsey punya kisah unik sebelum membangun karier sebagai seorang teknopreneur. Jack menceritakan, sebelum mendirikan perusahaan, dia melamar pekerjaan ke sebuah perusahaan bidang pengiriman terbesar dunia.

"Saya masih kuliah saat itu. Dan saya ingin sekali bekerja di industri pengiriman," kata Dorsey, saat berbicara di acara Techonomy Detroit, seperti dikutip Venture Beat.

Tapi Dorsey melakukannya dengan cara unik. Dia meretas atau hacking ke dalam sistem email perusahaan untuk mendapatkan informasi lebih mendetail tentang pekerjaan tersebut.

Tapi saat mengecek situs milik perusahaan yang berbasis di New York itu, dia menemukan celah: tak ada informasi tentang kontak yang bisa dihubungi.

"Kemudian saya menemukan lubang di server situs mereka dan menemukan email korporat. Saya kemudian mengirim email kepada petinggi di perusahaan itu dan mengatakan ada celah di lubang keamanan sistem mereka. Saya juga menjelaskan cara mengatasi masalah itu," ucap pria yang juga pendiri layanan transaksi online Square ini.

Upaya Dorsey berhasil. Seminggu kemudian Jack Dorsey diterbangkan ke New York, dan diterima bekerja di perusahaan itu.

Hingga sekarang pun Dorsey mengaku masih terkesima dengan New York. Bukan rahasia pula kalau dia pernah bermimpi menjadi walikota New York.

Dorsey memang tumbuh dengan mencintai kota dan peta. Kecintaan ini yang antara lain mendorong Dorsey menciptakan software untuk digunakan di industri pengiriman. Bahkan, salah satu software open source yang diciptakannya sampai saat ini masih digunakan di sejumlah perusahaan taksi.
( Label: , , , , , , , , , , , , , ) Read more

Jumat, 27 April 2012

0 komentar

10 ular paling berbisa

Ular mendengarnya saja kita sudah merinding, ya hewan melata yang satu ini memang mengerikan selain bentuknya yang bersisik sebagian besar spesies ular di muka bumi memiliki bisa yang dapat amat berbahaya bagi manusia. Bisa ular memang terbagi menjadi beberapa kategori mulai yang tidak berbahaya, medium atau cukup berbahaya sampai yang sangat berbahaya yang mampu membunuh manusia hanya dengan beberapa tetes. Berikut 10 ular yang memilki bisa paling berbahaya di dunia.

10. Ular Derik
Ular derik (rattlesnake) merupakan satu-satunya ular yang hidup di Amerika dalam daftar ini. Ular derik mudah dikenali dari bunyi khas getaran ujung ekornya. Saat menyerang ular ini mampu menyodokk hingga lebih dari 2/3 panjang tubuhnya. Ular muda lebih bahaya daripada ular dewasa karena ketidak mampuannya mengontrol jumlah racun yang disuntikkan.

Sebagian besar spesies ular ini memiliki racun hemotoksik yang mampu menghancurkan jaringan dan organ tubuh serta menyebabkan gangguan pembekuan darah. Kesulitan bernapas, kelumpuhan, dan pendarahan yang terus-menerus merupakan gejala umum akibat gigitan ular ini. Jika tidak diobati, dapat berakibat fatal.
9. Death Adder
Death adder dapat ditemukan di Australia dan Papua Nugini. Ular ini bisa berburu dan membunuh ular lainnya, termasuk beberapa ular dalam daftar ini. Ular ini tampak mirip dengan ular viper, yaitu memiliki kepala berbentuk segitiga dan pendek.

Death adder biasanya menyuntikkan sekitar 40-100 mg racun saraf. Sebuah gigitan dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian dalam jangka waktu 6 jam akibat kegagalan pernapasan. Pemberian antibisa yang cepat dapat mengobati gigitan Death adder.
Keistimewaas lainnya, Death adder dapat mengambil ancang-ancang kemudian menyerang dan kembali lagi ancang-ancang hanya dalam waktu 0,13 detik. tentu ini membuatnya berpredikat sebagai ular dengan serangan tercepat di dunia.
8. Viper
Viper dapat ditemukan di setiap tempat di dunia, namun yang paling berbisa adalah saw scaled viper dan chain viper yang ditemukan di Timur Tengah, Asia Tengah ( khususnya India dan Cina ), dan Asia Tenggara. Viper termasuk ular yang cepat marah, bergerak cepat, dan umumnya aktif pada malam hari atau setelah hujan.

Saw Scaled Viper. Image by Divya Ramkrishnan
Sebagian besar jenis ular ini memeiliki racun yang menyebabkan nyeri pada tempat gigitan, dan segera diikuti dengan pembekakan hebat, serta penurunan tekanan darah dan detak jantung. Sakit parah dapat berlangsung selama 2-4 minggu. Seringkali, puncak pembekakan lokal terjadi dalam 48-72 jam pascagigitan. Kematian dapat terjadi 1-14 hari pascagigitan akibat gagal jantung dan pernapasan.
7. Kobra Filipina
Sebagian besar spesies Kobra tidak masuk dalam daftar ini, namun Kobra Filipina adalah pengecualian. Bisanya adalah yang paling mematikan dari semua spesies Kobra, dan mereka mampu menyemburkan bisanya sampai jarak 3 meter. Bisanya adalah racun saraf yang mempengaruhi fungsi jantung dan pernapasan, dan dapat menyebabkan kelumpuhan pernapasan dan kematian dalam 30 menit.

Gigitannya sebenarnya hanya menyebabkan kerusakan minimal pada jaringan, namun racun sarafnya benar-benar fatal. Gejala awal biasanya sakit kepala, mual, muntah, sakit perut, diare, pusing, pingsan dan kejang-kejang.
6. Tiger Snake
Ular macan (Tiger snake) memiliki racun saraf yang sangat ampuh. Ular ini dapat ditemukan di Australia. Kematian akibat gigitan ular ini dapat terjadi dalam waktu 30 menit, tapi biasanya membutuhkan waktu 6-24 jam.

Sebelum ditemukan antibisa, tingkat kematian akibat gigitan ular macan mencapai 60-70%. Gejala awal adalah rasa sakit lokal di kaki dan daerah leher, kesemutan, mati rasa dan berkeringat, diikuti oleh kesulitan bernapas dan kelumpuhan.
Ular macan umumnya akan lari jika bertemu dengan orang, tetapi dapat menjadi agresif saat terpojok dan menyerang akurasi yang tepat.
5. Mamba Hitam
Ular Mamba hitam di seluruh bagian benua Afrika. Ular ini dikenal sangat agresif dan menyerang denga presisi yang mematikan. Ular ini juga merupakan ular tanah tercepat di dunia, mampu bergerak dengan kecepatan mencapai 20 km/jam. Ular ini dapat menyerang dengan bisanya yang mematikan hingga 12 kali berturut-turut.

Black Mamba. Image by M.Dobiey
Sebuah gigitan mampu membunuh 10-25 orang dewasa. Bisanya adalah racun saraf yang berefek cepat. gigitannya rata-rata menyuntikkan sekitar 100-200 mg racun. Jika racun mencapai pembuluh dara, 0,25 mg racun cukup untuk membunuh manusia.
Gejala awal adalah rasa sakit daerah gigitan, kemudian kesemutan di mulut dan kaki, demam, air liur berlebihan (keluar busa dari mulut dan hidung), dan kurangnya kontrol otot. Jika korban tidak menerima perawatan media, gejala dengan cepat berkembang menjadi sakit perut parah, mual dan muntah, pucat, syok, dan kelumpuhan. Akhirnya, korban mengalami kejang-kejang, gangguan pernapasan, koma, dan kematian. Tanpa antibisa, tingkat kematiannya hampir mencapai 100% hanya dalam waktu 15 menit hingga 3 jam.
4. Taipan
Satu lagi ular dari Australia, yaitu Taipan, biasanya cukup kuat untuk membunuh sampai 12.000 marmut. Racunnya menggumpalkan darah korban sehinggah menghambat pembuluh arteri atau vena. Biasanya juga mengandung racun saraf yang kuat.

Sebelum ada antibisa, tidak ada catatan korban yang selamat dari gigitan taipan. Kematian terjadi hanya dalam waktu satu jam. Bahkan dengan antibisa pun, sebagian besar korban harus menjalani perawatan intensif. Ular taipan mirip dengan ular mamba hitam Afrika dalam morfologi dan perilaku.
3. Krait Biru
Krait biru dapat ditemukan di seluruh Asia Tenggara dan Indonesia. Diketahui 50% gigitan krait biru dapat mematikan, bahkan dengan antibisa sekalipun. Krait berburu dan membunuh ular lain, bahkan mengorbankan krait lainnya. Mereka berkembang baik pada malam hari, dan lebih agresif di kegelapan. Namun, secara keseluruhan, mereka cukup pemalu dan lebih sering bersembunyi daripada melawan.

Bisanya merupakan racun saraf yang 16 kali lebih kuat dari seekor kobra.Sebelum ditemukan antibisa, tingkat kematiannya 85%. Bahkan, jika antibisa sudah diberikan, belum tentu Anda bisa selamat. Kematian biasanya terjadi dalam waktu 6-12 jam setelah tergigit. Bahkan, kematian dapat terjadi saat korban baru dalam perjalanan ke rumah sakit akibat tidak segera mendapatkan perawatan medis.
2. Ular Eastern Brown
Ular eastern brown memiliki habitat di Australia bagian Tengah. Ular ini dapat bergerak cepat, agresif dalam kondisi tertentu, bertarung dengan lawannya, dan dapat berulang kali menyerang lawan atau mangsanya.

Eastern Brown Snake. Image by Stewart Macdonald
Eastern brown memiliki bisa berupa racun saraf dan dapat menggumpalkan darah. Dengan bisa tersebut, gigitan seekor eastern brown yang masih remaja bahkan dapat mengakibatkan kematian bagi manusia. Bisa sebanyak 2 mg cukup untuk mengakhiri kehidupan seorang manusia dewasa. Untungnya, kasus gigitan (serangan) eastern brown terhadap manusia sangat jarang terjadi. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan eatern brown yang hanya bereaksi terhadap gerakan dan cenderung tidak menyerang manusia.
1. Ular Fierce atau Inland Taipan
Ular ini memiliki bisa paling beracun dari seluruh spesies ular berhabitat di darat. Menurut penelitian, satu kali gigitan fierce, menyuntikkan bisa sebanyak 110 mg. Jumlah ini sudah cukup untuk membunuh sekitar 100 orang atau 250.000 tikus !

Fierce Snake. Image by shanetee
Bisa fierce memiliki kekuatan 10 kali bisa ular derik dari Gurun Mojave dan 50 kali lebih kuat dari bisa kebanyakan kobra. Bisa ini dapat mengakibatkan kematian pada manusia dewasa hanya dalam jangka waktu 45 menit. Untungnya, fierce tidak begitu agresif dan jarang ditemui oleh manusia di alam liar. Saat ini, belum ada laporan jatuhnya korban jiwa yang diakibatkan oleh gigitan (serangan) ular fierce.
( Label: , , , , , , , , ) Read more

Rabu, 25 Januari 2012

0 komentar

Misteri Jack The Ripper


Ini adalah sebuah informasi, yang kesimpulannya diserahkan kepada pembaca. Informasi berikut ini ditulis oleh kantor berita Associated Press pada 5 Mei 2007 lalu. Sejarawan Afrika Selatan yakin telah memecahkan misteri Jack the Ripper, penjahat Inggris yang membunuh beberapa wanita dan kasusnya sudah berlangsung seratus tahun lebih.
Charles van Onselen, sejarawan Afrika Selatan itu, mengatakan awalnya tidak yakin apakah akan mempublikasikan kesimpulannya soal siapa itu Jack the Ripper?

Yang jelas, ia telah menemukan misteri Joseph Silver, kriminal internasional yang ditakuti dan juga meneror para wanita dan dijuluki sebagai “King of the Pimps” di Johannesburg, Afrika Selatan. Intinya, ia mengatakan bahwa Silver adalah Jack the Ripper.
Sejarawan ini sudah tahu bahwa akan ada yang mendebat balik, khususnya dari Inggris, negara yang ia sebut sebagai suka membuang para kiriminal, termasuk para penjahat yang beraksi pada 1888 di Whitechapel, sebuah lokasi di London. Ini adalah tahun dimana kasus Ripper mencuat.
Serangan seksual yang mengerikan di London itu, yang hanya diketahui dilakukan Jack the Ripper itu, tidak pernah terpecahkan itu menjadi salah satu warisan sejarah Inggris terbesar.
Van Onselen menerbitkan “The Fox and The Flies: The World of Joseph Silver, Racketeer and Psychopath” pada April lalu. Dan kisah di dalam tulisannya itu dianggap sebagai terpecahnya misteri Jack the Ripper.
Van Onselen, melakukan riset selama tiga puluh tahun, dan menyinggung kasus Ripper pada babak akhir, bab 25, yang ditulis dalam 36 bulan terakhir. Buku itu dianggap pengamat sebagai sebuah karya besar. Namun yang mengkritik juga banyak.
“Abaikan the Ripper,” kata seorang pengamat Inggris. Ia mengatakan kesimpulan itu lemah. Ada belasan orang yang kemungkinan menjadi Jack the Ripper yang sebenarnya.
Lepas dari itu, Van Onselen, seorang penulis jago, mengambil kesimpulan dengan mulai meneliti sejarah kriminal di Afrika Selatan, bidang keahliannya. Ia menemukan nama Silver. Ia sedang meneliti perdagangan budak kulit putih dan menemukan nama Silver, penjahat utama di Johannesburg, dan paling berbahaya di Afrika Selatan.
Silver, lahir di Kielce, Polandia pada 1868, dan tiba di Johannesburg pada 1898 dan dihukum karena perampokan. Silver pernah tinggal di London satu dekade sebelum tiba di Afrika Selatan.
Ada bukti bahwa Silver juga tinggal di Whitechapel, persis pada saat isu Ripper mencuat dan menghebohkan Inggris dan dunia saat itu.
Dikatakan, banyak orang yang bisa dianggap sebagai Ripper sebenarnya. Namun tak satu pun dari mereka yang pernah terbukti bersalah dan tak satu pun yang dihukum.
Salah satu yang disangka sebagai Ripper adalah warga miskin yang tinggal di Whitechapel, bernama Kosminski, sama seperti Silver, juga adalah seorang Yahudi Polandia.
Pada saat bersamaan, warga London berspekulasi bahwa pembunuh itu adalah seorang etnis Yahudi, yang kemudian menimbulkan ketakutan di kalangan Yahudi akan berjangkitnya sentimen anti-Yahudi di Inggris dan di Eropa.
Tak lama setelah tiba di Johannesburg, Silver membuka sejumlah kafe, toko cerutu dan rumah bordil yang dilindungi polisi. Bisnisnya itu didukung oleh sebuah geng di New York, yang beranggotakan orang-orang Yahudi Rusia-Polandia.
Silver cukup cerdik. Ia pernah menulis surat ke beberapa media dengan berbagai nama alias, salah satunya Silver. Ia juga mengancam polisi lewat berbagai surat gelap.
Di Johannesburg, Silver juga berperan sebagai informan polisi, sekaligus sebagai penjahat, dan juga melakukan serangkaian serangan seksual yang membuat Afrika Selatan menjadi heboh.
Van Onselen, putra seorang detektif, melacak Silver ke empat benua. “Saya tercengang, betapa mobile-nya pria ini,” kata Van Onselen. Silver hidup di banyak tempat.
Dengan perjalanan kapal murah, Silver pernah menjelajahi Samudera Atlantik, dari Afrika Selatan menuju Buenos Aires, lalu ke Santiago, Paris, lanjut ke Brussels, dan berakhir di Polandia. Di Polandia, dia dieksekusi karena perannya sebagai mata-mata pada 1918.
Van Onselen menekankan ada kesamaan kuat karakter antara subjek bukunya, yakni Silver dan Jack the Ripper, pelaku pembunuhan di Whitechapel, London. Keduanya sama-sama psikopat, dan sangat membenci wanita. Silver dan Ripper sama-sama pernah memiliki hubungan pahit dengan wanita sepanjang hidupnya.
“Dalam konteks kesamaan usia, kepribadian, penyakit mental, pola hidup, karakter pelaku pembunuhan itu adalah yang paling pas dari selama ini yang pernah ditemukan,” kata Van Onselen, yang bangga karena merasa bahwa dia telah membuat kesimpulan besar dan dengan tali temali yang paling penting, untuk menyimpulkan bahwa Silver adalah Ripper.
( Label: , , ) Read more
Best viewed on firefox 5+
Frafiez Family © 2009 - 2014. Keep Cheerful for Shared