Twitter: @Glissandio
Tampilkan postingan dengan label mayat hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mayat hidup. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Oktober 2012

0 komentar

7 orang terkenal yang organnya dicuri setelah meninggal

Pencurian organ tidak hanya melanda manusia korban perdagangan orang. Namun ternyata jauh sebelum itu, banyak orang terkenal yang organ-organnya dicuri untuk kemudian dikoleksi. Organ-organ mereka dicuri setelah mati. Siapa saja mereka?

Berikut 7 orang terkenal yang organnya dicuri seperti dilansir dari TIME:
Tulang Santa Nicholas
Saat Abad Pertengahan, bagian tubuh orang-orang suci menarik peziarah dari dunia Kristen karena keyakinannya untuk menunjukkan mukjizat. Nah, relik alias bagian tubuh purba dari orang terkenal itu hanya dimiliki beberapa wilayah yang bisa menjadikannya sapi perahan, maka wilayah lain pun iri dan membayar geng pencuri untuk mencuri relik itu.

Kasus yang terkenal adalah pencurian bagian tubuh Santa Nicholas, yang menjadi model rekaan dari Santa Claus. Kerangka Santa Nicholas disebutkan memancarkan bau yang wangi, dan hal itu dinilai sangat berharga.

Tahun 1087, Bari, salah satu kota di Italia mempekerjakan orang, versi lain menyebutkan bajak laut, untuk mencuri tulang Santa Nicholas itu dari Myra, suatu kota di Turki. Nah, pencurian tulang-tulang Santa itu masih dirayakan di Bari dengan perayaan tahunan dengan parade dan kembang api.
Tulang Geronimo
Pahlawan suku Indian Apache sekaligus musuh yang paling ditakuti Amerika dan Meksiko saat itu, Geronimo, selalu luput dari kejaran musuh yang menjajah tanah yang ditempati sukunya selama 30 tahun sebelum akhirnya ditangkap pada tahun 1886. Geronimo wafat dalam pengasingan karena penyakit pneumonia tahun 1909.

Setelah gugur pun, Geronimo seperti tidak diperkenankan istirahat dengan damai. Pada 1909, 6 anggota kelompok rahasia Yale's Skull and Bones, termasuk Prescott Bush, kakek dari Presiden AS ke-46 George W Bush, menggali makam Geronimo yang terletak di komplek pemakaman tahanan perang suku Indian Apache di Fort Sill, Oklahoma.

Nah, tahun 2006 peneliti asal New Haven, Marc Wortman menemukan surat dari salah satu anggota Skull and Bones, Winter Mead kepada anggota yang lain F Trubee Davison yang berbunyi demikian:

"Kerangka Geronimo The Terrible yang berharga, telah digali dari makamnya di Fort Sill oleh klub Anda.. sekarang aman dalam makam dan tulangnya bersama dengan tulang pahanya, tali kekang dan pelana tanduknya".

Kata 'makam' yang kedua dalam kalimat itu diduga adalah markas organisasi rahasia itu yang terdiri dari batu bata merah yang terletak di New Haven. F Trubee Davison adalah mantan Direktur Personalia CIA dan Presiden American Natural History.

Keturunan Geronimo sampai mengirim surat pada Presiden George W Bush, meminta bantuan agar tulang belulang Geronimo dikembalikan ke tempatnya.

Bahkan pada tahun 2009, keturunan Geronimo dibantu pengacara yang juga mantan pejabat di Kejaksaan Agung dan Kementerian Kehakiman AS, Ramsey Clark menggugat pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk Presiden AS Barack Obama, untuk mengembalikan tulang-tulang Geronimo. Namun sayang, gugatan itu mental karena pihak Fort Sill dengan tegas menyatakan cerita itu hoax alias bohong belaka.

"Tidak ada bukti yang mengindikasikan tulang-tulang Geronimo berserakan melainkan di dalam kuburan itu," kata kepala pemakaman Jeff Houser, seperti dilansir New York Times.
Jantung Anne Boleyn
Henry VIII bercerai dengan istri pertamanya, dia kemudian menikahi perempuan yang lebih cerdas dan modern, Anne Boleyn. Karena tak kunjung dikaruniai anak laki-laki, Henry pun frustasi dan berpikir pernikahannya dengan Boleyn. Boleyn hanya memberikan Henry seorang putri dan bolak-balik keguguran.

Sang Raja kemudian menuduh Boleyn berselingkuh dengan rakyat biasa termasuk dengan saudara Henry sendiri. Boleyn kemudian segera ditahan dan dipenggal di Tower of London pada tahun 1536. Kemudian sang raja meminta jantung Boleyn diambil.

Henry kemudian menyimpan jantung Boleyn dalam kotak berbentuk hati, yang diletakkannya secara rahasia di ceruk gereja di Suffolk. Jantung itu kemudian ditemukan kembali 300 tahun kemudian, alias pada 1836 dan dikuburkan kembali di bawah gereja itu.
Otak Benito Mussolini
Tahun 1966, 21 tahun setelah Benito Mussolini dieksekusi, Amerika Serikat (AS) memberikan bagian otak Mussolini kepada jandanya, Rachele Mussolini. Dalam catatan Rachele, dia menulis dengan ngeri bahwa dirinya menemukan AS telah 'mengambil separuh otaknya' dan menjelaskan bahwa AS harus mengetahui 'apa yang membuat seseorang menjadi diktator'.

Keluarga terkejut saat AS mengambil sebagian otaknya, tidak saja sebagai obyek penelitian namun juga piala yang mengerikan. 43 Tahun kemudian, cucu Mussolini, Alesandra Mussolini yang duduk di parlemen Eropa, memberitahu polisi bahwa seseorang menjual botol kaca di mana tersisa otak dan darah Mussolini di e-Bay dengan harga 15 Euro. e-Bay kemudian langsung menghapus daftar penjualan ini.
Jasad Thomas Paine
Thomas Paine, pendebat ulung dalam sejarah, pahlawan dari Revolusi AS dan Prancis serta orang pertama yang menulis 'United States of America', meninggal dalam keadaan mabuk dan miskin di Manhattan.

Hanya 6 orang yang menghadiri pemakamannya yang kemudian diwujudkan dalam puisi berrima:

Poor Tom Paine! There he lies/ Malangnya Tom Paine! Di sana dia terbaring Nobody laughs and nobody cries/ Tidak ada yang tertawa dan tiada yang menangisi Where he has gone or how he fares/ Ke mana dia pergi dan bagaimana Nobody knows and nobody cares/ Tak ada yang tahu dan tak ada yang peduli.

Bahkan setelah meninggal, Paine tidak bisa 'beristirahat'. 10 Tahun kemudian, seorang jurnalis dan pengagum Paine, William Cobbet, menggali makamnya dan mengambil jasadnya untuk kemudian dikapalkan ke Inggris. Cobbet berharap dia bisa membangun makam yang layak bagi Paine.

Cobbet tak kunjung memiliki uang, jadi jasad Paine tetap tersimpan di loteng Cobbet. Sampai kematian Cobbet, jasad Paine menghilang. Ada yang mengatakan tulang belulang itu menjadi tombol. Di tahun 1930, seorang perempuan Brighton mengklaim memiliki tulang rahang Paine. Malangnya Tom Paine!
Penis Napoleon Bonaparte
Dokter yang melakukan autopsi pada Napoleon pada 1821 diduga memotong penisnya dan memberikannya pada pendeta di Pulau Corsica. Penis itu, yang semestinya tidak pantas untuk diawetkan, telah dibuat bahan perbandingan selama bertahun-tahun dengan selembar kulit, belut dan dendeng sapi.

Pada tahun 1927 saat penis itu dipamerkan di Manhattan, New York, TIME menyaksikannya. Tahun 1977, seorang urolog New Jersey membelinya seharga US$ 3 ribu dan menyimpannya di bawah tempat tidur sampai dia meninggal 30 tahun kemudian.

Putri sang urolog mewarisi penis Napoleon itu dan menawarkannya sekitar US$ 100 ribu alias Rp 1 miliar.
Telapak Kaki Franciscus Xaverius
Pada abad ke-16, Santa Franciscus Xaverius menghabiskan banyak waktunya dengan berjalan kaki, menyebarkan agama Kristen ke Italia, Prancis, Spanyol, Malaysia, Jepang, Sri Lanka dan India. Santa Francis Xavier meninggal di laut dalam perjalanannya ke China.

Ketika sekelompok orang Kristiani menggali kuburnya beberapa bulan kemudian, mereka kaget bahwa jasadnya masih utuh. Dalam pameran jasad tubuh manusia di Goa, India, seorang perempuan berkebangsaan Portugis menggigit kaki Francis Xavier yang besar itu.

Tak dinyana, darah muncrat dari kaki itu. Perempuan itu kemudian ditangkap saat warga membuntuti jejak darah yang berceceran hingga ke rumahnya.
( Label: , , , , , ) Read more

Sabtu, 06 Oktober 2012

0 komentar

ayam yang hidup 18 bulan tanpa kepala

Seekor ayam yang telah disembelih sehingga terputus kepalanya telah didapati masih hidup dan mampu berjalan seperti biasa. Ayam ini walau bagaimanapun mampu hidup selama lebih 18 bulan. Sungguh menakjubkan.



Ini bukanlah satu cerita HOAX tetapi benar adanya !!!



Di mana seekor ayam aneh mampu hidup selama 18 bulan tanpa kepala. Ganjil bukan? Mustahil bagi sesuatu makhluk itu hidup tanpa organ atau tubuh badan yang mencukupi apalagi anggota badan yang hilang tu adalah kepala! Untuk pengetahuan pembaca , kejadian ayam tanpa kepala ini berawal pada 10 September 1945 seorang petani bernama Lloyd Olsen di daerah Fruita,Colorado, Amerika Serikat atas kesalahan tuannya yang telah melakukan penyembelihan.Lihat gambar-gambar dibawah ini gan :





tkp-gila.blogspot.com - Ayam Ini Hidup 18 Bulan Tanpa Kepala



tkp-gila.blogspot.com - Ayam Ini Hidup 18 Bulan Tanpa Kepala



tkp-gila.blogspot.com - Ayam Ini Hidup 18 Bulan Tanpa Kepala

Hikmah : Subhanallah,Lahaulaa walaa quwataa illaa billaah ! Ini adalah kekuasaan Allah SWT. Seekor ayam yg telah kehilangan kepala tetapi mampu meneruskan hidup seperti biasa. Tidak pernah ada hal sedemikian sebelum ini. Secara logik akalnya memang ayam tersebut telah mati, namun tiada yang mustahil di atas muka bumi ini.Inilah Kehendak Allah agar Manusia berpikir.
( Label: , , , , , , ) Read more

Rabu, 29 Agustus 2012

0 komentar

Mayat Hidup di toraja

Ternyata Mayat Hidup Itu Benar-benar Ada (Toraja)

Konon disebuah gua di desa Sillanang sejak tahun 1905 telah ditemukan mayat manusia yang utuh, tidak busuk sampai sekarang. Mayat itu tidak dibalsem seperti yang dilakukan orang-orang Mesir Purba bahkan tidak diberi ramuan apapun. Tapi bisa tetap utuh.

Menurut pendapat Tampubolon, kemungkinan ada semacam zat digua itu yang kasiatnya bisa mengawetkan mayat manusia. Kalau saja ada ahli geologi dan kimia yang mau membuang waktu menyelidiki tempat itu, agaknya teka teki gua Sillanang dapat dipecahkan.

Di samping mayat yang anti husuk, ada pula mayat manusia yang bisa berjalan diatas kedua kakinya, bagaikan orang hidup yang tidak kurang suatu apa. Kalau mau dicari juga perbedaannya, ada, tapi tidak begitu kentara. Konon menurut Tampubolon, sang mayat berjalan kaku dan agak tersentak-sentak.

Dan dalam perjalanan itu ia tidak bisa sendirian, harus ditemani oleh satu orang hidup yang mengawalnya, sampai ke tujuan akhir yaitu rumahnya sendiri. Mengapa

harus demikian?

ceritanya begini. Orang-orang Toraja biasa menjelajah daerahnya yang bergunung-gunung dan banyak jurang itu hanya dengan berjalan kaki. Dari zaman purba sampai sekarang tetap begitu. Mereka tidak mengenal pedati, delman, gerobak atau yang semacamnya. Nah dalam perjalanan yang berat itu kemungkinan jatuh sakit dan mati selalu ada.

Supaya mayat tidak sampai ditinggal didaerah yang tidak dikenal (orang Toraja menghormati roh setiap orang yang meninggal) dan juga supaya ia tidak menyusahkan manusia lainnya (akan sangat tidak mungkin menggotong terus-menerus jenazah sepanjang perjalanan yang makan waktu berhari-hari), maka dengan satu ilmu gaib, mungkin sejenis hipnotisme menurut istilah zaman sekarang, mayat diharuskan pulang berjalan kaki dan baru berhenti bila ia sudah meletakkan badannya didalam rumahnya sendiri.



Kini, tiba saatnya keluarga Tumonglo menjalani ritual inti dari Ma`nene. Di bawah kuburan tebing batu Tunuan, keluarga ini berkumpul menunggu peti jenazah nenek Biu--leluhur keluarga Tumonglo yang meninggal dunia setahun lalu--diturunkan. Tak jauh dari tebing, kaum lelaki saling bergandengan tangan membentuk lingkaran sambil melantunkan Ma`badong. Sebuah gerak dan lagu yang melambangkan ratapan kesedihan mengenang jasa mendiang yang telah wafat sekaligus memberi semangat pada keluarga almarhum.


Bersamaan dengan itu, peti jenazah pun mulai diturunkan dari lubang batu secara perlahan-lahan. Peti kusam berisi jasad nenek Biu. Keluarga Tumonglo mempercayai bahwa ada kehidupan kekal setelah kematian. Sejatinya kematian bukanlah akhir dari segala risalah kehidupan. Karena itu, menjadi kewajiban bagi setiap keluarga untuk mengenang dan merawat jasad leluhurnya meski sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Dalam ritual ini, jasad orang mati dikeluarkan kembali dari tempatnya. Kemudian, mayat tersebut dibungkus ulang dengan lembaran kain baru oleh masing-masing anak cucunya.

Acara dilanjutkan dengan membuka dua peti yang berisi jasad leluhur. Mayat yang sudah meninggal setahun yang lalu itu dibungkus ulang dengan kain baru. Perlakuan itu diyakini atas rasa hormat mereka pada leluhur semasa hidup. Mereka yakin arwah leluhur masih ada untuk memberi kebaikan.



Namanya Bapak Lambaa, meninggal usia 70 tahun. Tingginya sekitar 165 cm. Keluarganya menggulung celana dengan perlahan hingga lutut. Yang lain ikut mendandani Ambe Lambaa. Pakaian usang yang dikenakannya bertahun-tahun sekarang ikut diganti. Kaos kaki, jas, celana luar dan dalam. Hingga rambut harus disisir.

Kini bapak Lambaa kembali menggunakan pakaian bersih. Perlahan-lahan ditidurkan kembali pada rumah petinya.


( Label: , , , , , , , , , ) Read more
Best viewed on firefox 5+
Frafiez Family © 2009 - 2014. Keep Cheerful for Shared