Twitter: @Glissandio
Tampilkan postingan dengan label kecil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kecil. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 April 2013

0 komentar

Permainan Masa Kecil

1.Taplak Gunung
Mainan ini biasa dimainin sama anak cewek, tapi anak cowok juga sering nyobain demi menjalin pedekate sama anak cewek. Mainnya lempar batu, sampe mencapai level tertinggi (gunung), bahkan ada lagi level lebih tinggi diciptain, level bintang. Entah kenapa
namanya taplak gunung, padahal gunungnya nggak ditutupin pake taplak.

2. Gasing


Gasing / Gangsing / Panggal adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali.


3. Monopoli


Monopoli adalah salah satu permainan papan yang paling terkenal di dunia. Tujuan permainan ini adalah untuk menguasai semua petak di atas papan melalui pembelian, penyewaan dan pertukaran properti dalam sistem ekonomi yang disederhanakan.


4. Kelereng


Permainan paling ngangenin bagi kaum cowok (bukan karena punya kelereng), tapi pasti inget masa jayanya main kelereng menang terus sampe punya beberapa toples kelereng.


5. Layangan


Paling cocok dimainin pas hari berangin kayak akhir-akhir ini. Peringatan: dapat menyebabkan kulit hitam dan rambut jadi berwarna gaul.

6. Petak Umpet


Petak umpet adalah sejenis permainan yang bisa dimainkan oleh minimal 2 orang, namun jika semakin banyak akan semakin seru.

7. Ular Naga


Ular Naga adalah satu permainan berkelompok yang biasa dimainkan di luar rumah di waktu sore dan malam hari. Tempat bermainnya di tanah lapang atau halaman rumah yang agak luas. Lebih menarik apabila dimainkan di bawah cahaya rembulan. Pemainnya biasanya sekitar 5-10 orang, bisa juga lebih, anak-anak umur 5-12 tahun (TK - SD).


8. Congklak


Congkak adalah suatu permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari tumbuh-tumbuhan.

9. Pletokan


Pletokan dibuat dari bambu, panjang 30 cm dengan diameter 1-1/2 cm. Bambu dipilih yang kuat dan tua supaya tidak cepat pecah. Bambu dibagi dua. Untuk penyodok, bambu diraut bundar sesuai dengan lingkaran laras dan bagian pangkal dibuat pegangan sekitar 10 cm. Potongan bambu yang lain, ujungnya ditambahkan daun pandan atau daun kelapa yang dililit membentuk kerucut supaya suaranya lebih nyaring. Peluru dibuat dari kertas yang dibasahkan, kembang, atau pentil jambu air. Peluru dimasukkan ke lubang laras sampai padat lalu disodok.


10. Bola Bekel


Permainan bekel umumnya dimainkan oleh anak-anak perempuan tapi permainan ini juga bisa dimainkan oleh anak laki-laki. Bekel merupakan permainan melontarkan bola ke atas dan menangkapnya kembali. Tetapi pada saat bersamaan harus mengambil atau mengubah posisi biji-biji yang ada sesuai peraturan tingkat kesulitan yang dijalankan.
( Label: , , , , , , , , , , ) Read more

Senin, 13 Agustus 2012

0 komentar

Ikan Terkecil di dunia

Paedocypris progenetica adalah ikan paling kecil di dunia, dengan ukuran hanya sepanjang 7,9 milimeter. Bahkan ikan Paedocypris progenetica pun pernah dinobatkan sebagai vertebrata (hewan bertulang belakang) terkecil sebelum pada Januari 2012 ‘disalip’ oleh katak Paedophryne amauensis asal Papua Nugini yang lebih pendek.

Ikan Paedocypris progenetica merupakan hewan asli dan endemik Sumatera. Ikan dengan tubuh sangat kecil dan paling pendek ini mendiami daerah rawa gambut. Ikan Paedocypris progenetica pertama kali ditemukan oleh Maurice Kottelat, dan Tan Heok Hui dari Raffles Museum of Biodiversity Research, Singapura pada tahun 2005.

Kecuali nama latin hewan ini, hingga kini saya belum menemukan padanan kata atau nama lain ikan terpendek ini dalam bahasa lokal, bahasa Indonesia, maupun dalam bahasa Inggris. Nama genus ikan ini, Paedocypris diambil dari bahasa Yunani, Paideios yang berarti anak-anak dan Cypris yang berarti Venus (atau berarti perempuan). Jadi bisa dikatakan ikan mungil ini bisa juga disebut “Ikan Anak Perempuan”


ikan-terkecil-didunia

Diskripsi Fisik dan Perilaku. Lantaran ukurannya yang sangat kecil, sepintas ikan ini lebih mirip larva yang berenang di air. Ukuran tubuh ikan Paedocypris progenetica saat dewasa hanyalah sepanjang antara 7,9-10,3 milimeter. Bentuknya pipih memanjang dengan bagian tubuh yang transparan. Makanan utamanya plankton yang hidup di dekat dasar rawa.

Untuk menjaga agar tubuhnya tetap kecil, ikan Paedocypris progenetica berevolusi dengan menghilangkan beberapa organ ikan dewasa. Misalnya otak ikan Paedocypris progenetica yang tidak dilindungi oleh tengkorak kepala. Juga perilaku ikan betina yang hanya dapat menghasilkan beberapa indung telur saja. Ukurannya yang kecil bertahan hidup ketika daerah tempat tinggalnya dilanda kekeringan dengan berlindung di genangan air terdangkal di rawa-rawa.

Ikan Paedocypris progenetica merupakan hewan endemik yang hanya bisa ditemukan di Sumatera, Indonesia. Habitatnya adalah daerah rawa gambut. Sebuah habitat yang unik di mana air di kawasan gambut mempunayi tingkat keasaman yang jauh lebih tinggi dibandingkan air pada umumnya.

Sebagaimana perilakunya yang belum banyak diketahui, populasi ikan terkecil ini juga tidak diketahui secara pasti. Ikan Paedocypris progenetica juga belum terevaluasi atau terdaftar dalam status konservasi IUCN Redlist ataupun dalam daftar apendiks CITES.

Namun keberadaan ikan unik yang berukuran sangat kecil ini, diduga semakin terancam akibat rusaknya rawa gambut oleh tindakan manusia yang berupa deforestasi secara berlebihan dan alih fungsi lahan.

Keberadaan ikan Paedocypris progenetica yang menyandang gelar sebagai ikan paling kecil di dunia membuktikan kekayaan biodiversitas Indonesia yang sangat besar. Pun menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi segenap bangsa. Sayangnya, ikan terkecil ini belum banyak kita kenal, bahkan tidak sedikit yang belum mengetahui kalau Indonesia memiliki salah satu rekor dunia; Paedocypris progenetica ikan paling kecil di dunia.

Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia. Filum: Chordata. Kelas: Actinopterygii. Ordo: Cypriniformes. Famili: Cyprinidae. Genus: Paedocypris. Spesies: Paedocypris progenetica.
( Label: , , , , , , , , , , ) Read more
Best viewed on firefox 5+
Frafiez Family © 2009 - 2014. Keep Cheerful for Shared