Tampilkan postingan dengan label lubang hitam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lubang hitam. Tampilkan semua postingan
Minggu, 11 November 2012
0
komentar
Label: fakta unik, keunikan, lubang, lubang hitam, misteri, sumur, terdalam
Rabu, 22 Agustus 2012
0
komentar
Selasa, 21 Agustus 2012
0
komentar
Misteri lubang hitam
MISTERI lubang hitam yang bertebaran di angkasa lepas dikatakan menyamai konsep kejadian aneh yang terjadi di Segitiga Bermuda, apabila kapal atau kapal terbang yang melintasi kawasan perairan itu raib secara tiba-tiba.
Bagaimanapun, lubang hitam seumpama lubang gergasi, ukurannya lebih luas daripada matahari serta langit di angkasa menyedot apa saja yang mendekatinya termasuk planet. Malah kekuatan tarikannya menyebabkan cahaya yang tidak memilik kekuatan juga tidak mampu melepaskan diri.
Misteri yang menyelubungi kejadian lubang hitam itu bagaimanapun hanya mampu dikaji dari jauh lantaran kemampuan sains dan teknologi manusia nyata masih belum mampu membawa mereka menghampiri lubang itu.
Menggunakan teleskop dan pengamatan terhadap bintang yang disesuaikan pula dengan berbagai hukum fisik yang berada sekitar bumi, berbagai teori dikemukakan bagi mengisi kekosongan pada ruangan jawaban yang dicetuskan misteri alam itu.
Teori ini dipakai ahli astronomi adalah teori yang sama digunakan alat penyedot gas hampa – kekuatan lubang hitam terjadi berikutan tarikan gravitasi dalam lubang itu adalah kuat berbanding dengan tarikan sekelilingnya. Justru, apa saja yang menghampirinya akan disedot.
Bagaimanapun, kekuatan gravitasinya ‘luar biasa’ dan amat dahsyat. Dikatakan jika kekuatan gravitasi itu wujud di bumi, ia akan menjadikan ukuran planet ini menjadi sekecil bola yang berjejari sekitar satu sentimeter.
Teori lobang hitam sebenarnya dikemukakan lebih 200 tahun lalu. Pada 1783, ilmuwan Barat, John Mitchell mencetuskan teori mengenai kemungkinan wujudnya lubang hitam selepas beliau meneliti teori graviti Isaac Newton.
Beliau berpendapat jika objek yang dilemparkan tegak lurus ke atas akan terlepas dari pengaruh gravitasi bumi selepas mencapai kejahuan lebih 11 kilometer perdetik, maka tentu ada planet atau bintang lain yang memiliki gravitasi lebih besar daripada bumi.
Bagaimanapun, perkataan ‘lubang hitam’ pertama kali digunakan ahli fisika Amerika Syarikat, John Archibald Wheeler pada 1968. Wheeler memberi nama tersebut karena lubang hitam tidak dapat dilihat, cahaya turut ditarik ke dalamnya sehingga kawasan sekitarnya menjadi gelap.
Menurut teori evolusi bintang, asal lubang hitam adalah sejenis bintang biru yang memiliki suhu permukaan melebihi 25,000 darajat Celcius. Ketika pembakaran hidrogen di bintang biru yang memakan waktu kira-kira 10 juta tahun selesai, ia menjadi bintang biru raksasa.
Kemudian, bintang itu menjadi dingin dan bertukar kepada bintang merah raksasa. Dalam fase itulah, akibat tarikan gravitasinya sendiri, bintang merah raksasa mengalami ledakan dahsyat atau disebut Supernova dan menghasilkan dua jenis bintang iaitu bintang Netron dan lubang hitam.
Pengamatan dari teleskop sinar-X ruang angkasa selama lebih dari satu dekade, menunjukkan kekuatan tarikan gravitasi lubang itu menyebabkan ada bintang yang hancur dan ditelan olehnya.
Sebelum ini, ahli astronomi sudah melihat bagaimana lubang hitam menyedot gas yang berterbangan di sekitarnya. Gas yang disedot itu menjadi panas sehingga memancarkan radiasi dalam berbagai panjang gelombang, mulai daripada gelombang radio hingga gelombang cahaya tampak dan sinar-X.
Berdasarkan pengamatan, ahli astronomi dari Max Planck Institute for Extraterrestrial Physics, Jerman, pernah melihat sebuah bintang yang mendekati lubang hitam raksasa akhirnya lhilang ditelan lubang itu.
Lubang hitam raksasa yang dilihat itu berada di pusat galaksi RX J1242-11 yang jaraknya dianggarkan 700 juta tahun cahaya dari bumi. Bintang yang disedut lubang hitam itu pula memiliki ukuran sebesar matahari sistem tata surya kita.
Bintang itu hancur sedikit demi sedikit dan disedot ke dalam lubang itu selama beberapa hari. Pada peringkat awalnya, bintang itu kehilangan gas yang berada di sekelilingnya.
Selepas itu, bintang itu menjadi panas hingga jutaan darajat Celcius dan hilang ditelan lubang hitam. Dalam proses itu, ia melepaskan tenaga yang kuat iaitu setara dengan tenaga yang dihasilkan pada ledakan Supernova.
Ahli astronomi mengesan kedudukan lubang hitam dengan memperhatikan cahaya di sekitar bintang ataupun gas di angkasa. Apabila di suatu tempat itu tidak ditemui cahaya tetapi di sekitarnya terdapat banyak objek angkasa menuju ke satu titik dengan kecepatan tinggi sebelum hilang, maka titik tersebut ditandakan sebagai lubang hitam.
Terdapat banyak lubang hitam di seluruh semesta malah ada teori yang mengatakan di galaksi Bima Sakti ini juga terdapat sebuah lubang hitam. Justru timbul persoalan sama, apakah matahari dan planet yang mengelilinginya termasuk bumi akan disedut lubang hitam itu?
Ahli astronomi memberikan jawaban, ‘tidak’ karena berbanding galaksi lain, lubang hitam di Bima Sakti dikatakan dalam keadaan tenang disebabkan sedikit saja objek sekitar yang disedotnya.
Misteri yang menyelubungi lubang hitam akan terus menarik minat ahli astronomi sehingga satu jawaban yang benar diperoleh. Selagi manusia belum mampu menjelajah jauh ke luar angkasa, saat itu pula jawapbn itu gagal diperoleh dan berbagai teori tanpa bukti akan terus dikemukakan bagi ‘menyelesaikan’ misteri alam itu.
Fakta: Lubang Hitam
Dikenal sebagai ‘bintang hitam’ dan ‘singularitas’.
Ditemukan pada 1783 oleh John Mitchell.
Luasnya melebihi ukuran matahari.
Menyedot apa saja di sekelilingnya termasuk bintang dan cahaya.
Teori sedotan akibat tarikan gravitasi di lubang hitam lebih kuat dari kawasan sekitarnya.
Teori menyatakan ia terjadi akibat letusan Supernova bintang merah raksasa.
Senin, 20 Agustus 2012
0
komentar
Megaplume (pusaran air Besar)
Megaplume adalah pusaran air raksasa yang berputar seperti tornado, tetapi terjadi di dasar laut. Di tengah Megaplume
ada sebuah daratan luas di dasar laut yang disebut Kubah Magma (sama
seperti jerawat). Kubah Magma bukan gunung berapi aktif di samudra,
tetapi kantung-kantung magma yang menerobos masuk batuan di dasar
lautan. Kubah Magma dapat meletus seperti gunung berapi, tetapi hal ini
jarang terjadi karena air laut di sekitar kubah magma mendinginkan
batuan dasar laut dan menahan laju magma yang mencari jalan keluar,
ketika magma mendingin pusaran air pun berhenti.
Pusaran
air yang mengelilingi kubah magma terjadi karena perubahan temperatur
ekstrem yang terjadi di dasar samudra, air di bagian bawah samudra
bersifat panas dan menjadi ringan karena pengaruh dari kantung magma,
sementara air di bagian atas samudra bersifat dingin dan menjadi berat.
Karena hal tersebut air panas yang berada di bawah naik ke atas, dan air
dingin turun ke bawah untuk mengisi kekosongan di bawah dan terjadilah
pusaran air besar. Hal ini sama seperti yang terjadi pada tornado, namun
pada tornado temperatur mempengaruhi udara bukan air. Pusaran air
tersebut putarannya semakin melambat di dekat pusat, sekitar 18 knot dan
dapat terjadi beberapa minggu.
Di sekitar Megaplume banyak terdapat Sphyrna Mokkaran ( Hiu berkepala palu ), mereka sangat menyukai daerah yang bersuhu hangat. Sphyrna Mokkaran menurut penelitian mempunyai penciuman yang baik di laut, mereka dapat mencium bau darah dari jarak 1 mil.
Ngomongin tentang bencana yang ditimbulkan oleh peristiwa Megaplume, dulu pada 1986 di Juan de Fuca Ridge, kubah magma yang menjadi titik pusat Megaplume meletus
dan magma seberat ribuan ton dengan suhu 1.200 derajat Celcius meledak
di dasar laut secara bersamaan sehingga memperbesar intensitas
Megaplume. Lava yang sangat panas langsung membuat air menguap, dan
menciptakan tiang uap yang besar yang meluncur ke permukaan air menuju
pusat Megaplume. Didorong oleh kandungan energi kinetik yang sama dari
dinamika air yang menjadi sumber kekuatan pusaran, perpindahan energi
secara vertikal dari uap yang terbentuk dilawan oleh pusaran air
anti-siklon yang mengelilingi tiang uap tersebut dan memiliki energi
berlawanan. Berputar disekeliling tiang uap, air laut memilin kuat ke
bawah. Uap yang terlepas menciptakan penghisap besar yang menarik jutaan
galon air laut ke bawah dan kemudian bersentuhan dengan magma. Ketika
air yang baru tiba tersebut menyentuh dasar laut, air tersebut menjadi
uap dan membutuhkan jalan untuk melepaskan diri, lalu bergabung dengan
pilar uap yang semakin besar dan mendesak ke atas sambil menarik lebih
banyak air lagi. Ketika lebih banyak air lagi yang terhisap, pusaran air
itu menjadi semakin kuat. Pilar uap Hidrothermal (air yang
bersuhu panas) menjadi semakin panjang, dan pusaran air yang tinggi
menjulang menjadi bertambah kuat setiap detiknya. Ketika pusaran
mencapai permukaan, ia akan menarik ke bawah semua yang ada di atasnya,
seperti kapal dan lain-lain.
Itulah bencana yang ditimbulkan bila Kubah Magma meletus.
Label: air, babi liar raksasa di australia, cair, kolam air, kubah, lubang, lubang hitam, magma, megaplume, misteri dunia, panas, pusaran, raksasa
Best viewed on firefox 5+
Langganan:
Postingan (Atom)
