Twitter: @Glissandio
Tampilkan postingan dengan label sejarah honda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah honda. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Oktober 2012

0 komentar

Rahasia dibalik Honda RC212V gearbox


Well,… gelaran ajang race MotoGP tahun 2011 ini memang lebih seru … selain riderz merata misalnya Stoner membela panji Honda… Lorenzo dibawah bendera Yamaha dan Rossi dibendera Ducati… motor nya pun banyak mengalami improvement …!!! Salah satu kemajuan berarti adalah sistem gearbox alias transmisi Honda RC212V … !!! Banyak sumber yang memberitakan bahwa sistem gearbox Honda disebutkan lebih baik… lebih smooth etc…!!! Namun apa sebenernya dibalik transmisi Honda tersebut …??? :D

Tebakan yang paling dekat adalah penggunaan tranmisi mirip xTrac Instantaneous Gearshift System (Xtrac adalah the best british guru of transmission red.) … mirip seperti technology Dual Clutch transmission… dimana perpindahan gigi nya bisa dilakukan secara simultant… !!! Paling tidak dengan sistem ini… waktu yang bisa memangkas waktu sekurangnya 0.2 detik per lap …!!! Cara yang menarik untuk mengetahui adalah mengukur dari ‘bunyi’ perpindahan gigi… dari 3 motor MotoGP yaitu Ducati, Yamaha dan Honda …!!! Apa hasilnya … ???

Ternyata Ducati butuh waktu rata-rata 42 ms, sedangkan Yamaha sekitar 27 ms, dan Honda hanya 8 ms …!!! So… makanya para riderz agak ‘kelenger’ ngejar riderz Honda… apalagi model Stoner yang model ridingnya gas puool abiiiez… ditambah dengan magic gearbox ini… yaaaagh lap timenya selalu tercepat …!!! Selain lebih cepat… sewaktu ngoper nyaris ‘smooth’ tidak ada drop power … mirip seperti akselerasi skutik saza …!!! Yang menarik,… Yamaha juga lageee riset dan konon segera juga menerapkan hal ini… pada motor YZR-M1 nyaaa …!!! :D
( Label: , , , , , , ) Read more

Jumat, 13 April 2012

0 komentar

Sejarah Pensil

pensilKata pencil berasal dari bahasa Latin, penicillus, yang artinya ekor kecil karena bentuknya memang seperti kuas kecil. Pensil yang kita kenal sekarang adalah sebuah alat tulis berbentuk batang, berwarna hitam, dan dilapisi kayu di bagian luar. Bahan hitam itu adalah grafit.


Grafit berasal dari bahan batuan yang didapat dengan cara menambang. Grafit ditemukan sekitar 500 tahun yang lalu di daerah Cumberland, Inggris.
Orang pertama yang menggunakan hasil tambang sebagai bahan pensil adalah keluarga Faber yang tinggal di Jerman. Keluarga ini memulai usaha pembuatan pensil grafit pada tahun 1760. Namun sayang, usaha Faber kurang sukses. Orang tidak suka menggunakan pensil Faber karena mudah patah dan mengotori tangan.
Pada tahun 1895 NJ Conte menyempurnakan pensil buatan Faber. Agar pensil tidak mudah patah, grafit dicampur dengan air dan tanah liat, lalu dicetak kecil-kecil panjang, kemudian dibakar sehingga didapat tingkat kekerasan yang diinginkan. Hasilnya memuaskan, pensil tidak mudah patah dan tangan tidak kotor. Orang pun dengan senang hati menggunakan pensil.
( Label: , , , , , , , , , ) Read more

Kamis, 12 April 2012

0 komentar

Sejarah Topi Snapback

Topi snapback pertama kali diperkenalkan sebagai sponsor resmi dari pemain bola, di era Babe Ruth di tahun 1950an. Banyak difavoritkan oleh fans-fans olahraga seperti Nascar, Hoki Es, Basket dan Rugby.



Model dari topi ini mudah dikenali karena bagian depan topi yang didesain untuk melindungi mata dari sinar matahari dan topi ini berdasarkan pada topi asli “Brooklyn” ditahun 1900an, yang mempunyai lidah topi kecil di bagian depan serta tidak dapat dibesar-kecilkan.

Sampai pada tahun 1954, para pemain baseball selalu memakai perlengkapan kepala pilihannya tetapi kemudian berganti menjadi topi baseball yang pas atau biasa disebut fitted (sekarang menjadi "59fifty") yang menjadi bagian dari seragam. Warna topi pun tetap berdasarkan warna tim mereka masing-masing.

Di tahun 1980an banyak olahraga lain yang mulai menawarkan model topi yang sama untuk pakaian resmi mereka dan meskipun tidak dipakai oleh mereka yang bukan merupakan bagian dari tim resmi biasanya dipakai oleh orang yang berolahraga sebagai kontrak dan beberapa tim biasanya akan merilis versi edisi terbatas jika memenangkan kejuaraan.

Topi ini juga banyak dipakai oleh selebritis, penyanyi rap hingga politisi dan walaupun sudah banyak variasi dari tahun ke tahun tetapi tidak mengesampingkan pada kenyamanan dan kemudahan pemakaian yaitu lidah di bagian depan topi di desain untuk melindungi mata dari sinar matahari dan snap dibagian belakang yang digunakan untuk mengubah ukuran topi agar sesuai dengan ukuran kepala.

Snap ini kemudian mendapat julukan sebagai topi snapback karena banyak dipakai diluar pertandingan baseball. Beberapa pasukan bersenjata juga memakainya sebagai bagian dari seragan mereka, termasuk US Navy dan Coast Guard. Variasi lain dari topi ini yakni menggunakan tab kain yang dapat dibesar-kecilkan namun banyak orang yang lebih memilih snapback karena telah menganggap sebagai aksesoris olahraga yang modis.

Topi resmi baseball seperti yang dikenal sekarang pertama kali dipakai oleh “Brooklyn Excelsiors” di pertengahan tahun 1800an, tetapi menjadi bagian dari seragam resmi baseball pada tanggal 24 April 1849 ketika “New York Knickerbockers” meluncurkan seragam resmi mereka.
Diperkirakan jika snapback telah ada di tahun 1800an, bagian belakang yang disebut “snap” hampir sama dengan kancing jepit besi pada jaket seperti berikut ini :


Banyak yang berpendapat tentang bagaimana sejarah topi snapback baseball terbentuk, tapi yang dikenal secara pasti yaitu “ Snapback Famous” yang booming pada tahun 1980an, dan dipopulerkan oleh era music hip hop/rap.

Pembuat snapback pertama yaitu “American Needle” atau disingkat AN, memulai penjualan snapback di akhir tahun 80an. Sebagian besar dari snapback yang menjadi modis pada waktu itu merupakan desain American Needle. Banyak topi yang dipakai oleh bintang music di era tersebut. Sebut saja Tupac, yang memakai desain snapback model “Blockhead” di film Poetic Justice.


ket : white sox snapback

Didirikan pada tahun 1918 sebagai importir jarum jahit, American Needle telah berkembang selama tiga generasi menjadi pemimpin dunia dalam manufaktur headwear.

Setelah didirikan sebagai sebuah bisnis milik keluarga, perusahaan dengan cepat berkembang menjadi hiasan manufaktur kepala dan gaya seribu tahun dari semua jenis. Pabrik, yang terletak di sebelah Utara Chicago, mempekerjakan penjahit yang terampil, pembuat pola, operator mesin jahit dan penjahit. Semangat mereka adalah untuk membuat gaya topi baru untuk pasar baru.

Pada tahun 1946, pertama kalinya American Needle telah memasok topi MLB yang dijual kepada fans di Ballpark - di lapangan Chicago Wrigley. Mereka mengatur penjualan topi, sehingga memudahkan bagi yang ingin membeli model topi dari tahun 1869 sampai sekarang.
( Label: , , , , , , ) Read more

Rabu, 11 April 2012

0 komentar

Sejarah Topi Pet

[Image: Shaggydog_photo.jpg]Secara historis topi ini dulu dipakai dalam situasi santai atau siang hari, terutama oleh kelas pekerja. Pada tahun 1571, Parlemen Inggris menetapkan kebijakan yang mewajibkan semua laki-laki dan anak laki-laki diatas usia 6 tahun (kecuali bangsawan dan pendeta) untuk memakai topi ini pada hari-hari suci dan hari minggu.Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan perdagangan wol. Pria yang tidak mematuhi aturan tersebut akan didenda.


Meskipun hukum itu sudah dihapuskan pada tahun 1597, tetapi mereka masih terus memakai topi pet ini. Secara fungsional topi ini memberikan keteduhan dan sangat sesuai dengan cara berpakaian pria pada saat itu. Setelah imigran Eropa menetap di Amerika Serikat, topi pet ini menjadi fashion di Amerika.
Topi pet ini sangat berkaitan erat dengan warga negara Inggris. Di zaman modern, Pangeran Charles dari Wales sering terlihat menggunakan topi ini. Di London para pekerja juga sering diidentikan dengan pemakai topi ini.
Di Amerika pada abad ke-20 dan abad ke-21 topi pet ini dipakai oleh model fashion wanita kelas atas, penyanyi hip-hop, dan pria kerah biru. Sampai sekarang topi pet ini dibuat dalam desain yang tenang ataupun mencolok yang bisa membuat para kaula muda tertarik untuk memakainya.
Topi pet ini di Indonesia sering juga disebut sebagai topi pelukis, hal ini dikarenakan banyak kalangan pelukis di Indonesia sering menggunakan topi jenis ini. Bahkan adapula sebagian orang yang menjuluki topi ini sebagai topi copet. Skarang topi pet di Indonesia sering dipakai oleh para penggemar vespa.
( Label: , , , , , , , , , , , , , , , ) Read more

Senin, 09 April 2012

0 komentar

Sejarah Topi Sihir / Sulap

Kalau kamu lagi nonton film-film yang ada tukang sihirnya, coba deh perhatiin topi si tukang sihir.
Pada umumnya topinya agak panjang dan ujung topinya meruncing tajem. Ini berbeda dengan topi tukang sulap, yang juga agak tinggi, tapi ujung topinya enggak meruncing. Iya kan? Tau enggak kenapa begitu?

Pertama-tama, kita harus perhatikan bahwa ada bedanya antara tukang sihir yang baik dan yang jahat. Kalau tukang sihir yang baik, bajunya biasanya dalam warna yang terang, topinya meruncing bagus, enggak bengkok dan penampilan si tukang sihir itu sendiri pun biasanya kelihatan rapih.
Kalau tukang sihir yang jahat, bajunya biasanya warnanya hitam, topinya meruncing, tapi biasanya bengkok atau ketekuk di tengah atau di dekat pucuk topinya dan penampilan si tukang sihir itu sendiri pun biasanya kelihatan kotor kayak enggak pernah mandi.

Yang jelas, tukang sihir baik atau jahat kedua-duanya topinya meruncing, iya kan?

Kenapa topi tukang sihir meruncing? Begini ceritanya:

TOPI

Baik di dunia Barat maupun di dunia Timur, bagian ubun-ubun kepala manusia dianggap sangat penting untuk sesuatu yang berhubungan dengan dunia paranormal. Contoh:



o di dunia yoga ini tempatnya cakra 1000 bunga

o di dunia tai chi ini tempatnya pei hui

o di dunia barat, kalau orang Kristiani dipermandikan, yang diguyur

adalah bagian ubun-ubun ini



Dengan kata lain, bagian sekitar ubun-ubun adalah pintu masuk/keluarnya kekuatan supra natural. Karena itu, tukang sihir pun melindungi bagian kepala tersebut dengan topi.
( Label: , , , , , , ) Read more

Minggu, 08 April 2012

2 komentar

Sejarah Topi Koboi

John Batterson Stetson adalah seorang Amerika yang lahir di Orange, New Jersey tahun 1830. Sampai saat ini nama Stetson melekat sebagai bagian dari istilah “the real Stetson hat” atau yang umum kita kenal dengan topi koboi. Stetson menciptakan bentuk dan model topi tersebut secara tidak sengaja ketika sedang bekerja selaku penambang emas di Colorado. Stetson membuat topinya dari bahan dasar bulu, karena selain kuat juga mudah untuk dibentuk sesuai dengan model yang diinginkan.
Awal mulanya bentuk topi Stetson dianggap aneh atau tidak lazim, bahkan kerap digunakan sebagai bahan lawakan dari koleganya. Namun lambat laun topi Stetson membuktikan bahwa keberadaannya sangat berguna. Sisinya yang lebar berfungsi sebagai proteksi terhadap air hujan, kemudian di kala cuaca panas, terdapat kantong udara pada ujung atas topi Stetson yang memberikan insulasi terhadap kepala, sehingga suhu didalam topi tetap sejuk. Bahkan bagian kepala dari topi Stetson (crown head) dapat difungsikan untuk mengambil air minum.
Berdasarkan kisah yang diceritakan secara turun temurun, koboi pertama yang menggunakan topi Stetson menebusnya seharga 5 dolar dalam bentuk emas. Kala itu sang koboi bertemu dengan John Stetson dalam suatu perjalanan, sang koboi tertarik akan topi Stetson dan memutuskan untuk membelinya.
Tahun 1865, John B. Stetson memutuskan untuk mengakhiri petualangan “wild-wild west-nya” dan menetap di Philadelphia, Pennsylvania. Stetson kemudian mendirikan rumah produksi topi outdoor dengan model yang dia temukan pertama kali (topi koboi, cowboy hat). Model pertamanya secara resmi dinamakan “Boss of The Plains”. Tahun 1886, perusahaan topi Stetson telah menjadi yang terbesar di dunia dan pada tahun 1906, perusahaan ini telah memproduksi 2 juta topi koboi. Sampai saat ini model dasar dan cara pembuatan topi koboi Stetson tidak berubah banyak sejak pertama kali diproduksi pada tahun 1865. Topi Stetson kemudian melekat dengan legenda2 dunia “Wild West” seperti Buffalo Bill, Calamity Jane, Billy the Kid, Will Rogers bahkan Lucky Luke.
Tidak hanya “western hat”, perusahaan Stetson juga meproduksi “dress hat”, bahkan bagi kaum perempuan, Stetson membuat label khusus yaitu Stetson Lady. Selain itu produksinya juga merambah ke selendang, pernak pernik pakaian, tas, koper dan berbagai macam aksesori. Tahun 1970 Stetson merubah strategis bisnisnya dengan menutup pabrik di Philadelphia dan meneruskan produksi label Stetson dengan sistem lisensi lewat berbagai perusahaan manufaktur.

( Label: , , , , , , , , , , ) Read more

Senin, 19 Maret 2012

0 komentar

sejarah honda

Masbro semuanya… Honda didirikan oleh Soichiro Honda pada 24 September 1948…. Sejak tahun 1959 Honda sudah menjadi jawara sebagai produsen terlaris roda dua. Saat merintis bisnisnya, Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang serta dikeluarkan dari kuliah. Namun ia terus bermimpi dan berjuang keras mewujudkan mimpinya.
Dilansir http://www.hondabali.com/ mengatakan bahwa cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata kita selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki “Raja Jalanan”.
“Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever. Kecintaannya pada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam.
Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang. Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.
Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia  21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.
Di Hamamatsu, prestasi kerja Honda tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Jam kerjanya sampai larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu  dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia.
Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih ?
Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya  itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel. Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari  jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.
“Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan
dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum  makanan dan pengaruhnya,”, ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijazah melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.
Gambar Mr Universe Jaman Dahulu Kala (dirtbikeridingtips.com 1946)
Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota
memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Namun ia tidak kehabisan akal. Honda mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.
Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, dan digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal. Akhirnya, tahun 1947, setelah perang, Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan  terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda.
Siapa sangka, “sepeda motor” – cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu diminati oleh para tetangga. Tetangga berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda  berikut mobinya, menjadi “raja” jalanan dunia, termasuk Indonesia.
Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”, tuturnya.
Dilansir http://benedictradcliffe.blogspot.com/2010/12/cars-and-bikes.html “Soichiro Honda adapted WWII suplus engines, originally designed to power army transmitters, for use on comon bicycles. The above image represents the crude but important beginning of the Honda legacy. Honda’s Model A of 1947, the first production engine of Honda design, also intended for fitting to commercially available bicycles”.
Ia memberikan petuah, ketika kita mengalami kegagalan, mulailah bermimpi… mimpikanlah mimpi baru lalu berjuang keras untuk mewujudkannya. Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin.
Berikut adalah 5 Resep keberhasilan Honda :
1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.
Foto: Bapak Honda
Sejarah Honda di Indonesia
PT Astra Honda Motor (AHM) merupakan pelopor industri sepeda motor di Indonesia. Didirikan pada 11 Juni 1971 dengan nama awal PT Federal Motor, yang sahamnya secara mayoritas dimiliki oleh PT Astra International. Saat itu, PT Federal Motor hanya merakit, sedangkan komponennya diimpor dari Jepang dalam bentuk CKD (completely knock down).
Tipe sepeda motor yang pertama kali di produksi  Honda adalah tipe bisnis, S 90 Z bermesin  4 tak dengan kapasitas 90cc. Jumlah produksi pada tahun pertama selama satu tahun hanya 1500 unit, namun melonjak menjadi sekitar 30 ribu pada tahun dan terus berkembang hingga saat ini. Sepeda motor terus berkembang dan menjadi salah satu moda transportasi andalan di Indonesia.
Kebijakan pemerintah dalam hal lokalisasi komponen otomotif mendorong PT Federal Motor memproduksi berbagai komponen sepeda motor Hondatahun 2001 di dalam negeri melalui beberapa anak perusahaan, diantaranya PT Honda Federal (1974) yang memproduksi komponen-komponen dasar sepeda motor Honda seperti rangka, roda, knalpot dan sebagainya, PT Showa Manufacturing Indonesia (1979) yang khusus memproduksi peredam kejut, PT Honda Astra Engine Manufacturing (1984) yang memproduksi mesin sepeda motor serta PT Federal Izumi Mfg.(1990) yang khusus memproduksi piston.
Seiring dengan perkembangan kondisi ekonomi serta tumbuhnya pasar sepeda motor terjadi perubahan komposisi kepemilikan saham di pabrikan sepeda motor Honda ini. Pada tahun 2000 PT Federal Motor dan beberapa anak perusahaan di merger menjadi satu dengan nama PT Astra Honda Motor, yang komposisi kepemilikan sahamnya menjadi 50% milik PT Astra International Tbk dan 50% milik Honda Motor Co. Japan.
Saat ini PT Astra Honda Motor memiliki 3 fasilitas pabrik perakitan, pabrik pertama berlokasi Sunter, Jakarta Utara yang juga berfungsi sebagai kantor pusat. Pabrik ke dua berlokasi di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, serta pabrik ke 3 yang sekaligus pabrik paling mutakhir berlokasi di kawasan MM 2100 Cikarang Barat, Bekasi. Pabrik ke 3 ini merupakan fasilitas pabrik perakitan terbaru yang mulai beroperasi sejak tahun 2005.
Dengan keseluruhan fasilitas ini PT Astra Honda Motor saat ini memiliki kapasitas produksi 3 juta unit sepeda motor per-tahunnya, untuk  permintaan pasar sepeda motor di Indonesia yang terus meningkat. Salah satu puncak prestasi yang berhasil diraih PT Astra Honda Motor adalah pencapaian produksi ke 20 juta pada tahun 2007. Prestasi ini merupakan prestasi pertama yang yang berhasil diraih oleh industri sepeda motor di Indonesia bahkan untuk tingkat ASEAN. Secara dunia pencapaian produksi sepeda motor Honda 20 juta unit adalah yang ke tiga, setelah pabrik sepeda motor Honda di Cina dan India.
Masbro ternyata perjalanan Honda sangat panjang dan tidak semudah yang kita kira…. Semua butuh proses.. dan proses itu ditempuh dengan belajar!!! Ingat kata pendiri Honda “Bentuklah kerja keras dalam meraih impianmu dan carilah irama kerja yang lancar dan harmonis”.
( Label: , , , , ) Read more
Best viewed on firefox 5+
Frafiez Family © 2009 - 2014. Keep Cheerful for Shared